We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
MR. SECRET

MR. SECRET

  • WpView
    Reads 206
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadOngoing4h 20m
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 29, 2025
WpInfo
Fiction
Mystery
Tagsmrs
Mr. Secret, seorang pemuzik yang penuh dengan misteri. Dilindungi sebalik hoodie dan mask hitam mengiyakan penampilannya yang penuh tanda tanya. Bahkan tidak terlepas untuk memukau jutaan wanita melalui lagunya termasuklah Bunga Roselina. Angannya ingin bertemu jejaka itu sudah setinggi gunung. Setiap lagu yang dihasilkan oleh Mr. Secret dihafalnya dan didengarnya. Betul-betul fan girl lah katakan! Tiada satu lagu pun yang akan di skip oleh Bunga Roselina. Dah jadi hobi untuk dengar setiap lagu daripada Mr. Secret. Orang cakap add on playlist! Ditawarkan pekerjaan sebagai personal assistant bukan mudah. Kena layan karenah dak dak CEO memang boleh pecah otak! Tambah-tambah CEO tu Syed Harris. Bukan setakat pecah otak, mayat hidup pun boleh jadi! "kau ni, asyik dengar lagu dia je tak bosan ke?" - SYED HARRIS "mana ada bosan. Best lah lagu Mr. Secret ni!" - BUNGA ROSELINA "cuba bagitau aku, apa yang best lagu dia ni?" - SYED HARRIS "entahlah, bila saya dengar je lagu Mr. Secret ni saya rasa dia dekat dengan saya. Ada sebelah saya dan ceritakan semua kisahnya kepada saya. Walaupun saya tau benda tu takkan berlaku tapi I love to feel like this. - BUNGA ROSELINA "kalau dia ada depan kau sekarang ni, apa kau nak buat?" - SYED HARRIS "saya- saya akan peluk dia erat-erat dan cuba pujuk hati dia untuk lepaskan semua memori lalu. Saya nak faham perasaan dia dan nak dengar semua masalah dia. Saya nak dia tau, saya sentiasa ada support dia." - BUNGA ROSELINA Kemunculan surat penuh misteri, menjadikan Bunga Roselina gusar. Siapa dia ni? "Bunga, ni saya Mr. Secret! - Mr. Secret. #MRS
All Rights Reserved
#896
mrs
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALEA: Gerbang Ketiga-Di Balik Pintu Tak Bernama
  • This Breath Isn't Mine Anymore
  • He's My Malicious Husband Irfan Haneef | COMPLETE
  • SIAPA? |✓|
  • ( EBOOK ) The Heartbreaker Muammar Raid
  • DANISH HAIZIQ |✓
  • We Best Love - No.1 For You (A Retelling)
  • MY AYDEN DARHWISH [C]
  • 3 Gadis Bunga (Revamp)

Hujan jatuh di kota itu seperti benang tipis dari langit, memantulkan lampu neon yang berkedip lelah. Di persimpangan jalan, seorang lelaki berdiri dengan payung miring. Matanya mengikuti sosok perempuan yang berjalan cepat, menunduk, seolah menghindari dunia. Ia tak mengenalnya. Tapi jantungnya memukul seperti lonceng tua yang pernah ia dengar di tempat yang tak pernah ada di peta. Pasar malam di pusat kota menyala dengan warna-warna hangat, tapi suara penjualnya lenyap. Lampion bergoyang tanpa angin. Dan di sela-sela kerumunan yang tiba-tiba membeku, mata perempuan itu-mata yang sama seperti di hutan yang dulu ia tinggalkan-menatapnya. Di ujung sebuah lorong, bioskop tua berdiri sendirian. Dindingnya berlumut, pintunya berdebu, tapi dari celahnya keluar denyut cahaya yang tidak berasal dari proyektor. Pintu itu tidak ada kemarin. Dan besok, mungkin akan hilang lagi. Di rel kereta yang berkarat, cahaya asing turun seperti aurora yang tersesat. Bayangan-bayangan panjang menari di aspal, memanggil nama yang sudah lama tak diucapkan. Di sebuah gang buntu, sebuah toko buku yang tak pernah buka di siang hari menyimpan peta kota yang tidak pernah dicetak. Dan di bawah tanah, pasar gelap menjual kompas yang selalu menunjuk ke arah yang salah. Langit retak di atas jembatan. Retakannya halus, seperti kaca yang dicakar dari sisi lain. Di baliknya, bukan hanya bintang, tapi hutan dengan akar yang menjuntai, menggapai kota seperti jemari yang lapar. Di tengah semua itu, ia berdiri. Ia-yang dulu meninggalkan segalanya di hutan tak bernama-kini kembali, bukan sebagai Alea, tapi sebagai seseorang yang dipanggil Katiya. Ia tidak ingat siapa dirinya. Tidak tahu mengapa setiap langkahnya membuat kota ini makin kehilangan bentuk. Dan di ujung segalanya, ada pintu. Pintu yang tak bernama. Pintu yang hanya terbuka sekali-dan menuntut satu jiwa untuk menutupnya. ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines