My Girl

My Girl

  • WpView
    Reads 951,991
  • WpVote
    Votes 29,818
  • WpPart
    Parts 69
WpMetadataReadComplete Tue, May 5, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Rhea adalah seorang gadis malam, usia nya baru menginjak 21 tahun. Usia yang terbilang cukup muda untuk seorang wanita penghibur yang cukup terkenal di kelamnya dunia malam. Suatu hari ia mendapatkan tawaran pekerjaan yang cukup menarik, menjadi pelayan pribadi seorang pria lumpuh. Ya, hanya melayani pria yang duduk di kursi roda dengan bayaran yang sangat tinggi, tidak perlu menjajakan tubuhnya pada pria hidung belang seperti profesi nya saat ini. Sangat mudah bukan? Tetapi ada satu tugas tambahan untuknya, memastikan pria itu hanya lumpuh pada kakinya, tetapi tidak pada kelakiannya. mendengar hal ini ia tersenyum miring dengan penuh percaya diri. Bukankah itu adalah pekerjaan nya selama ini!!! Terlalu mudah...
All Rights Reserved
#305
pelayan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pelayan Sang Tuan
  • Women of the night : Stories of Sex Worker ( 21+ )
  • Because I Love You, Karena Aku Mencintaimu
  • Di Hamili Hot Duda
  • Im Maid not Wife [END]
  • The PROSECUTOR Secret LUST
  • [Badass #1] Mafia's Little Angel ✔
  • Arka Alvaska
  • seven days and seven nights

Next Story Saga Sesil Banyu Dirgantara & Davina Riley Davina Riley, harus membayar nyawa yang nyaris dan sudah dilayangkan oleh sang ayah, Jimi. Sebagai pelayan Dirga. *** "Davina Riley?" Mata gadis itu mengerjap-ngerjap, seolah menahan rasa kantuk yang mulai menyelimuti. Sebelum kemudian benar-benar tak berdaya dam membiarkan kegelapan mengambil alih, menjatuhkan kepala ke tanah. Dirga menoleh ke arah kaki kanan gadis itu yang masih merembeskan darah. "Kita hanya perlu membiarkannya. Tak akan menunggu lama sebelum dia mati kehabisan darah," ujar Clay, mengamati tangan Dirga yang sudah mengenakan sarung tangan. Tak perlu ada sidik jari yang akan merepotkan. "Dan ini daerah terpencil. Jejak kita akan hilang oleh hujan dan panas." Dirga terdiam. Sekali lagi menatap wajah gadis itu yang mulai pucat. "Dan ini akan menjadi kematian yang mudah untuknya," dengusnya kemudian. Kematian yang diberikan Jimi jelas tidak berjalan mudah untuknya. Bayaran ini terlalu mudah. "Lalu?" Dirga merogoh saku di balik jasnya dan mengeluskan sapu tangan berwarna biru lautnya. Menggunakan kain itu untuk membebat kaki gadis itu. Lalu menggendong tubuh mungil si gadis dan berkata pada Clay, "Panggil seseorang untuk mengeluarkan pelurunya." Clay bekerut kening. "Kau akan menyelamatkannya?" "Ya, aku harus menyelamatkannya lebih dulu sebelum memberinya dan ayahnya hukuman, kan?" Seringai tersungging di ujung bibir Dirga. "Aku butuh pembayaran yang lunas dan mahal."

More details
WpActionLinkContent Guidelines