THE LAST MELODY

THE LAST MELODY

  • WpView
    LECTURAS 529
  • WpVote
    Votos 112
  • WpPart
    Partes 7
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, mar 28, 2025
Dika, si cowok cuek yang lebih jago ngerangkai lirik daripada ngerangkai perasaan, tiba-tiba punya tenggat waktu. Bukan deadline tugas sekolah, tapi waktu hidupnya nggak lama lagi. Alih-alih drama lebay atau curhat sedih di medsos, Dika memilih satu hal: nulis lagu terakhir buat Mentari, cewek yang selama ini bikin hidupnya cerah (walau kadang nyebelin juga sih). Tapi bikin lagu cinta terakhir itu susah, apalagi kalau tiap ketemu Mentari, jantungnya udah deg-degan duluan. Bukan karena penyakit, tapi karena cinta (dan sedikit takut ditolak juga). Dengan bantuan sahabat-sahabat koplaknya, Dika memulai misi paling absurd: bikin Mentari tau perasaannya sebelum konser hidupnya beneran berakhir. Sedih? Iya. Lucu? Apalagi. Bikin senyum sambil mewek? Udah Fix. Siap-siap jatuh cinta sama cerita yang bikin kamu percaya: meski waktumu terbatas, cinta tetap bisa abadi dalam melodi 🎶
Todos los derechos reservados
#81
romansakomedi
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • 2 Reflection
  • Unperfect Love (Winrina's Ver)
  • Tiga Belas Misi ✔️
  • REAL. | Jaehyun  ⌈✔」
  • S A U D A D E ( Winrina's Ver)
  • Coretan Melodi - The Love Playlist Volume 1
  • DikaRanggi
  • First Love And Last Love(✔)🔚
  • Gebetan || NCT 127 [END]

'People come and go' sebuah kalimat sederhana, namun menyimpan segudang makna. Kadang, kita tak bisa memaksa siapa pun untuk tetap tinggal. Kadang, semesta perlahan menarik mereka menjauh, meski hati kita memohon agar mereka tetap di sini. Tapi.... Akankah cinta kita bertahan? Akankah cinta ini terus hidup, bahkan hingga maut memisahkan kita? Percayalah, tak ada seorang pun yang benar-benar mencintai momen perpisahan. Setiap perpisahan selalu membawa luka, selalu meninggalkan sepi. Kau tau? Hal paling menyakitkan dari sebuah perpisahan bukanlah sekadar kehilangan, melainkan kenangan berupa serpihan momen indah yang pernah diukir bersama. Ia tak mati, justru hidup di tiap sudut pikiran, membunuh perlahan kewarasan, meremuk remuk hati yang telah renta oleh rindu, melahap tanpa ampun jiwa-jiwa yang rapuh, meninggalkan raga yang tergolek pasrah di altar sunyi penantian tanpa ujung. Namun, kita sudah berjanji kan? Kita akan tetap berjalan beriringan, meski badai mencoba memisahkan, meski waktu perlahan memudarkan, meski dunia perlahan melupakan. Dan bila kelak akhir itu datang, biarlah aku tetap menggenggam tanganmu, dalam sunyi, dalam gelap, hingga hanya detak terakhir menjadi saksi, bahwa cinta kita tak pernah mati. ••••• Start : 1 Juni 2025 Finish : By Tres Alas

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido