Airplanes

Airplanes

  • WpView
    Reads 270
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 8, 2023
Adhisty tau sejak hari itu, dia bukan lagi orang yang sama. Dia bukan lagi gadis polos yang selalu pasrah akan apapun. Dia bukan lagi gadis polos yang tidak punya apa-apa. Sejak hari itu, dunianya jungkir balik. Dia punya satu ambisi yang berbahaya, yang ia jalankan diam-diam dibelakang layar, dibalik topeng wajah manisnya. Namun, apakah rencananya akan tetap berhasil disaat dia kembali bertemu dengan Hamdan? Pria dewasa yang ia sukai sejak SMA. Seorang pria yang dulu sangat dekat dengannya, sekarang malah teramat asing. Adhisty tak ada masalah serius dengan Hamdan. Hanya saja, dia tak mau lagi dekat dengan pria itu. Apalagi saat ia dan Hamdan kembali bertemu setelah sekian tahun, disaat Adhisty bukan lagi Adhisty yang dulu. Ia bukan lagi Adhisty yang pernah Hamdan kenal. Dan mungkin, sejak malam itu, pandangan Hamdan terhadapnya tak lagi sama. Namun apa Adhisty peduli? Tentu saja tidak. Hamdan tak ada lagi dalam rencana hidupnya. Tapi mengapa? Mengapa Hamdan selalu ada dalam setiap langkahnya untuk melancarkan rencana? Mengapa alasan yang membuat Adhisty menjauh dari Hamdan malah terulang kembali? Mengapa selalu pria itu? ▼▼ (Cerita ini dilindungi undang-undang. Harap tidak mengambil sebagian part cerita atau keseluruhannya. Singkatnya, mohon tidak plagiat. Terimakasih) Publish : 21 Oktober 2023
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [End] Behind The Story
  • My Sexy Partner
  • 45 DAYS WITH BENEFIT
  • The Gigolo Baby
  • LIANA (Posesif & Overprotektif Brother)✔️
  • Hidden In The Dark
  • PRINCE BILLIONAIRE SAVIOR ✅ {DUSAN #3}
  • Heart Stealing ♤

[Romance - 19+] Follow dulu, baru dibaca. Wanita itu berkata: Aku ini hanyalah pemeran pengganti. Dari awal hingga cerita selesai, aku bahkan tidak memiliki peranku sendiri. Seperti gelap dan terang. Pada akhirnya, aku hanya menjadi bayangnya. Jadi, pantaskah aku untuk mencintai? Mencintai pemeran utama sepertimu? Pria itu berkata: Tidak ada yang salah denganku. Semua hal yang kuinginkan dapat kumiliki. Semua, kecuali dirimu. Lubang yang kamu tinggalkan bahkan masih terasa jelas sakitnya. Aku membencimu. Sangat. Namun, hatiku tetap menginginkanmu. Jadi, salahkah aku mencintai? Mencintai dirimu seorang yang membuatku terluka? Semua berjalan tidak pasti Seperti perjalanan tanpa tujuan Sejak awal kita terlalu paham Tidak akan ada akhir dalam kisah ini

More details
WpActionLinkContent Guidelines