My Bad Dream

My Bad Dream

  • WpView
    LECTURAS 9
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, feb 3, 2024
WpInfo
No ficción
Disuatu malam yang sunyi, saat udara dingin menusuk rusuk, cahaya bulan dan bintang menjadi lampu-lampu di langit malam. Cocok untuk olahraga malam. Berlari menelusuri jalanan minim pencahayaan, "ternyata bukan cuman kita ya, yang suka olga malam-malam gini," ujarku sedikit ngos-ngosan. "Hahaha, iya, ya. Seru, kayak lomba lari maraton ...." "Njir! Keadaan genting gini masih aja ngelawak! Kabur woe, kabur!" Sesaat suara riuh semakin menggema di telingaku. Teriakan disusul teriakan lainnya. Geraman demi geraman mulai mendominasi. Ah, dimanapun dan kapanpun, jangan biarkan dirimu sendiri.
Todos los derechos reservados
#254
zombie
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Marvarsha! Bertukar Jiwa
  • NOESIS [END]
  • Garis Singgung Dua Dimensi (END SEASON)
  • Everything On You Are Mine
  • Euphoria
  • KISAH TANPA ENDING ✓
  • This is not the Past, This is Fantasy World!
  • Memories in Moon

Tersambar petir. Apa yang kamu bayangkan tentang dua kata itu? Mati mengenaskan? Gosong? Tersetrum? Terkena serangan jantung? Atau, film azab? Tidak. Dimalam yang ramai dengan suara rintikan air hujan yang mengguyur jalanan yang sudah sepi, dua insan yang tak saling mengenal bertemu lalu berdebat tentang nasibnya masing-masing. Bagai mimpi buruk, petir menyambar keduanya secara bersamaan. Bagaimana bisa, bukannya mati, jiwa keduanya malah tertukar! Jiwa seorang perempuan malang yang memiliki kesabaran setipis tisu, berpindah ke raga laki-laki yang urus tak urus terhadap kehidupannya yang lebih mengenaskan dari pada perempuan itu? Jiwa seorang laki-laki yang sudah putus asa terhadap kehidupannya, berpindah ke raga perempuan yang memiliki sedikit masalah tapi memiliki teka-teki rumit dihidupnya? "Tanpa gue cerita balik tentang beban hidup gue dimalam itu, lo tau rasanya jadi gue sekarang. Gak usah lebay! Beban hidup lo, bukan apa-apa buat laki-laki perkasa kayak gue. Sok mau bunuh diri." _Marva Rajendra_

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido