You're Mine

You're Mine

  • WpView
    Reads 15,298
  • WpVote
    Votes 603
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadComplete Sun, May 10, 2015
Luhan ialah seorang pelajar terpandai di sekolah. Disebabkan kepintarannya, dia menjadi angkuh dan memilih kawan yang dari kelas atas saja. Dia membenci pelajar yang berada di kelas bawah. Dia dari keluarga yang berada. Keluarganya penyumbang besar disekolahnya. Itu juga penyebab dia menjadi sangat angkuh. Bomi pula dari kelas bawah. Dia bukan dari keluarga yang berada. Tetapi dia seorang yang peramah dah tidak memilih kawan. Dia meminati Luhan dan dia selalu mengejar Luhan. Luhan berasa rimas dengan tindakan Bomi itu. Namun, suatu hari Bomi menyelamatkannya daripada disamun. Untuk membalas jasa Bomi, dia terpaksa berkawan dengan Bomi. Setelah berkawan dengan lebih rapat, Luhan terasa sesuatu. Apakah yang dirasakan oleh Luhan? Adakah dia mula mengetahui bahawa Bomi itu tidak seperti dijangkakan dan mula menyukai Bomi?
All Rights Reserved
#22
bomi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Melompat Lebih Tinggi
  • DIA INSPEKTOR ARMAN DALER|SU
  • Anak Perempuan Yang Tidak Dipilih
  • Catatan kisah kita (E-BOOK)
  • Cinta di Antara Hujan dan Pelangi
  • Untuk Dia Setiaku.
  • ...
  • You're Mine
  • SILENTLY ( COMPLETED )

Melompat Lebih Tinggi adalah rangkaian cerita tentang seorang anak lelaki korban penggusuran bernama Afan. Akhirnya, ia harus pindah dari sekolahnya yang nyaman di Jakarta ke sebuah desa di Boyolali, Jawa Tengah. Bersama Ibunya yang berjualan gorengan dan merangkap sebagai pembantu serta Bapaknya yang menjadi pengrajin logam, mereka tinggal di bekas kandang kambing milik sang kakek. Di sekolah barunya, Afan menjadi korban bullying. Bahkan, seorang temannya pun mengancam untuk membunuhnya. Lulus dari SD, Afan bertekad untuk mengubah masa depannya. Ia ingin terus melanjutkan sekolah, hingga ke luar negeri. Berkat sifat keras kepalanya serta sederet keajaiban dari semesta yang tak terduga, akhirnya Afan bisa mengenyam bangku pendidikan. Tak hanya itu, ia juga diangkat sebagai pustakawan sekolah, serta menjadi siswa paling berprestasi. Afan pun ingin terus mempertaruhkan nasib, menantang ketidakmungkinan, serta bertanding pada laga perwujudan mimpi-mimpinya. Meskipun nilai ujiannya tepat pada ambang batas kelulusan, Afan berjuang untuk menggapai titik zenitnya, hingga diterima di ITB. Beragam jatuh bangun cerita kehidupan mahasiswa perantau dan penerima beasiswa ia lakoni. Potret persahabatan dan nilai filosofis yang diperjuangkan pun mengantarkannya untuk mencalonkan diri sebagai presiden mahasiswa. Lulus dari kampus, Afan tetap fokus melanjutkan impian masa kecilnya untuk melanjutkan studi ke Britania Raya. Singkat cerita, ia pun berhasil meraihnya. "Di tengah jalan yang sepi membentang, di bawah langit yang dihiasi gemintang, sembari ditemani rerumputan yang bergoyang, aku berikrar bahwa aku tak mau berhenti belajar!" "Mimpi itu ada untuk diperjuangkan. Kalau perlu, sampai Tuhan sendiri yang memberhentikan perjuangan kita!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines