Perfect Life

Perfect Life

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 27, 2022
Gue bahagia banget punya ayah sama bunda yang super perhatian, abang2 gue yang humble banget, keluarga yang bisa jadi temen, sahabat, cowok, jadi tetangga juga bisa, memang seperfect itu si keluarga gue ~lee nara~ Keluarga gue Keluarga bahagia? Ya jelas lah orang ada gue nya ~lee haechan~ Paling damain memang kalo nchan sama Nara akur, bahagia dunia akhirat ~lee jaehyun~ Kata orang anak adalah anugerah terindah, dan kami percaya itu ~ayah, bunda ~ ****** Lo lagi rapuh? yuk baca siapa tau Lo bakal baikan. ~fesya
All Rights Reserved
#3
nctcast
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Empty | 00L NCT Dream
  • New Members At Home [ End ]
  • HILDAN'S STORY
  • BROTHER FROM HEAVEN
  • Sámpái Jumpá :) [Tamat]
  • Bumi ; The Hurt
  • I'm not a perfect person " END"
  • 𝙆𝘼𝙏𝘼 𝙎𝙀𝙈𝙀𝙎𝙏𝘼 2 | 𝙉𝘼 𝙅𝘼𝙀𝙈𝙄𝙉
  • Tentang Jo (SELESAI)
  • Your Mine ❤️🐻🐶✔️ {TAMAT}

Di panti asuhan adalah hal yang bahagia untuk mereka. Byan yang tidak tau keberadaan kedua orang tuanya dan hanya di nafkahi oleh kakek dan neneknya yang sedang mengurus perusahaan di luar kota bahkan luar negeri, Arlen yang jarang bisa merasakan kehangatannya sebuah keluarga dan hanya bisa merasakannya saat runtuh atau berhasil, Galih yang merupakan anak dari ibu dan bapak dari panti asuhan dan merupakan anak tunggal, dan yang terakhir adalah Juna yang tidak tau arti kehangatan keluarga sebenarnya itu apa. Punya banyak teman, punya adik-adik asuh, juga bertemu dengan banyak orang tua yang terpaksa menitipkan anaknya ke panti untuk urusan di luar kota bahkan ada yang sampai di luar negara. Bagi Byan, bertemu dengan teman-temannya adalah keberkahan sesungguhnya. Kalau ada yang mau merawatnya pun, dia tak butuh. yang di butuhkan adalah tiga sahabat nya. Mereka sudah saling bergantung satu sama lain. Bahkan kalau bisa, Byan menyerahkan hidupnya demi kebahagiaan sahabatnya. "Sahabat gue harus tau rasanya kebahagiaan." -Byan "Kita itu satu. Kita tetap kita. Empat tetap empat. Ga kurang, ga lebih." -Arlen "Yang gue butuh itu kalian. Gue butuhnya kalian. Selain kalian, ga ada lagi!" -Galih "Dari kecil bareng, sedih bareng, main bareng, nangis pun bareng. Makan aja kadang bareng. Kalau mati? gue sendiri aja. Lo semua bahagia aja dulu, ya?" -Juna [100% FICTION] [Friendship] [Harsh words]

More details
WpActionLinkContent Guidelines