Antologi Cerpen Cherry

Antologi Cerpen Cherry

  • WpView
    reads 105,862
  • WpVote
    Stemmen 6,885
  • WpPart
    Delen 27
WpMetadataReadLopende
WpMetadataNoticeLaatst gepubliceerd zat, feb. 23, 2019
Kadang, sebaris kata dapat membuat hatimu hangat, atau mungkin membeku. Membuatmu mencinta, atau mungkin membenci. Benar? Aku menaruh racun dalam kata-kata. Niat jahat yang menyebar seketika, terjalin rapi dalam rangkaian kalimat sederhana. Secara diam-diam menyelinap masuk, lantas mulai menggerogoti hati kalian. Bagai sebuah sihir ... tanpa suara. Sebaris kata merangkai kisah-kisah yang kupersembahkan untukmu. Kalimat beracun yang akan mempermainkan hatimu. Selamat datang ... di duniaku. Rated : T - M Lovely cover by Ariski
Alle rechten voorbehouden
#45
side-story
WpChevronRight
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • DENTING  [Revisi]
  • My Friend Is My Strength
  • Aerilyn
  • Be Vanezero's Wife [Re-upload]
  • The Fate Of My Life (END)
  • The Mafia's Possession [ Mikazuki Arion x YN ]
  • My Mate is a Vampire Princess (TAMAT)
  • Perpindahan Dimensi Sang Penulis
  • [SKYNANI] Redline of Destiny [END]

Kebersamaan dapat membuka celah dihati seiring berjalannya waktu. Berada disampingmu itu sebuah kenyamanan bagiku. Kamu yang selalu sabar, kamu yang menantiku, kamu yang bertahan disaat aku juga sedang bertahan untuk orang lain. Hingga orang yang aku perjuangkan ternyata mengecewakan. Tapi aku sadar, betapa hati ini kosong. Kau pergi membawa hatiku tanpa membawa diriku. Hatiku dibawa olehmu, aku tak dapat merasakan apapun selain kehangatan jiwamu. Namun, kamu pergi tanpa sempat memberi hatimu, Juga kau biarkan hatiku terkurung disana. Aku jatuh hati padamu. Sedangkan kamu terlalu mudah menjatuhkan hatiku. Kamu melupakanku, menjauhiku. Dan aku hanya bisa diam, menyadari semuanya berjalan menjauh tanpa bisa berbuat apa-apa. Karena ku rasa ini sudah sepantasnya aku dapatkan, mengingat dulu aku-lah yang lebih banyak menyakitimu. Dan itu seperti bomerang, kembali menyerang balik diriku. Aku tak dapat mencegahmu pergi. Dan kamu, diam-diam menjemput perempuan masa lalumu. Namun, aku terlalu bodoh untuk mengetahui perasaan orang macam kamu. Yang aku tahu, cinta itu mudah. Dan ternyata aku salah. Bahkan, aku salah telah memilih orang. ----- Note: Hargai tulisan karena menulis butuh pemikiran, waktu, dan imajinasi yang tak semudah saat membacanya saja. Dan lapor ya, kalo kalian menemukan cerita yang sama seperti ini, makasih ☺

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen