Between morning and night

Between morning and night

  • WpView
    LETTURE 284
  • WpVote
    Voti 47
  • WpPart
    Parti 11
WpMetadataReadPer adultiIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione dom, nov 27, 2022
WpInfo
SAGGISTICA
Kisah ini menceritakan tentang 3 sahabat yang selalu bersama namun semua itu kini hanya tinggal kenangan salah satu dari mereka tiada dan satu sahabat lainnya yang digadang-gadang sebagai pembunuh sahabat satunya . Yang membuat ia dibenci oleh sahabatnya 3 tahun berlalu kini mereka mulai hidup masing-masing. Namun tiba-tiba mereka bertemu lagi, bukannya melupakan masa lalu dan berdamai mereka masih bisa belum melupakan masa lalu yang terjadi Kalau ngga menarik skip ajah :)
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • ADIKARA ELUSIF (END)
  • OSIS
  • LASKAR SEVEN
  • luka Xaviora (end)
  • Jejak Waktu [Complete]
  • The Secret Of Time
  • Before 180 Days ✓
  • Sejenak Luka
  • Juan [REVISI]

Baca DeKaNa terlebih dahulu, ini S2 nya DeKaNa🔥 "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti