The Castle

The Castle

  • WpView
    OKUNANLAR 10
  • WpVote
    Oylar 1
  • WpPart
    Bölümler 2
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Cts, Eyl 10, 2022
Aku pikir menjadi Ratu dari sebuah kerajaan itu sebuah hadiah yang sangat indah. Awalnya memang seperti itu, aku menikmati kedudukanku sebagai seorang Ratu. Aku mendapatkan semua yang aku inginkan. Namun bagaimana bisa sebuah kursi takhta bisa membuat aku kehilangan semua nya? Rumah terindah ku bukan lah Istana Kerajaan ini, kehidupan terindah ku bukan lah menjadi seorang Ratu. Jadi seperti apa 'kebahagiaan' menurutku?
Tüm hakları saklıdır
#304
gelap
WpChevronRight
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • The Exiled Queen (TAMAT) √
  • KING'S
  • The Way to be Queen
  • EXCHANGE (Yaoi)
  • too beautiful to notice (YananTianjiarui)(END)
  • KARNALOKA
  • Chosen ( 1 )
  • Our Destiny [TAMAT✓]
  • RATU MAGANG (END)

First historical-fantasy Romance by Me! *** "Kenapa kau tampak begitu tenang, heh?" desisnya tepat di wajah Sang Ratu. "Kau bahkan memberikan obat subur untuk kami. Apa kau tidak takut posisimu akan tergulir jika aku memiliki anak dari selir lain?" napas Ghaozen bahkan terasa begitu tergesa di wajah cantik dan lembut milik Yueyin. Yueyin justru tersenyum tulus, "Saya yakin, tak lama lagi tempat saya akan berganti. Lalu, apa yang harus saya takutkan?" Ya benar, apa yang harus ditakutkannya? Karena sejak kecil Yueyin di didik tidak untuk menjadi orang yang serakah. Tidak untuk menjadi orang yang naif dan munafik. Ia bahkan sebisa mungkin hidup jauh dari jangkauan istana, namun sialnya pekerjaan sang ayah membuatnya terjebak dengan Raja saat ini. Raja yang dikenal berhati iblis! Istana adalah tempat yang mengerikan! Jauhi sebisa mungkin, Yueyin. Itu adalah pesan terakhir sang ibu padanya sebelum ibunya bunuh diri akibat perceraian dan fitnah kejam dari istana oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab. "Kau lancang, Ratu!" Ghaozen semakin mendekatkan wajahnya dengan wajah Yueyin. Menatap bibir merah muda Yueyin yang tampak menggoda begitu membangkitkan hasratnya sebagai lelaki jantan. Namun, ketika kedua bibir itu nyaris menyatu, Yueyin lebih dulu memalingkan wajahnya. Membuat Ghaozen tersenyum sinis dan berbisik pelan, "Rumor itu beredar salah. Bukan aku yang tidak pernah mengunjungimu, Yueyin. Tapi, kau yang selalu menolak kehadiranku!" gumamnya sebelum keluar dari kediaman Yueyin dengan langkah lebar.

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi