Ephemeral: the Rose

Ephemeral: the Rose

  • WpView
    reads 74
  • WpVote
    Stemmen 5
  • WpPart
    Delen 9
WpMetadataReadLopende
WpMetadataNoticeLaatst gepubliceerd woe, jul. 17, 2024
Rachel selalu memegang teguh keyakinan bahwa hidup adalah tentang menjadi yang teratas, yang terbaik, dan yang sempurna. Egois? Tentu saja! Sejak kecil, dia tumbuh di lingkungan yang sangat ketat mengenai pendidikan, karir, dan etika. Orang tuanya telah menetapkan jalur hidup Rachel bahkan sejak dia masih dalam kandungan. Setiap harinya diisi dengan belajar, bekerja, dan mengulang rutinitas tersebut tanpa henti. Di bawah tekanan yang luar biasa, Rachel tetap berjuang keras. Dia selalu menempatkan dirinya di depan, mengorbankan waktu dan kebahagiaan pribadi demi mencapai kesempurnaan yang diharapkan oleh lingkungannya. Hingga akhirnya, momen yang dinantikan itu tiba. Hari dimana Rachel mencapai puncak dari semua kerja keras dan pengorbanannya. Namun, ironisnya, hari yang seharusnya menjadi puncak kebahagiaan justru berubah menjadi saat dimana dia harus kehilangan segalanya. Dalam sekejap, dunia yang selama ini dia kenal runtuh. Dengan kehancuran itu, kehidupan baru Rachel pun dimulai. Dia terpaksa meninggalkan ego dan ambisinya yang selama ini menguasai hidupnya. Rachel mulai menyadari bahwa dunia ini tidak hanya tentang dirinya. Perjalanan baru ini penuh dengan pelajaran tentang cinta, kasih sayang, dan kehangatan manusia yang selama ini diabaikannya. This circle of life has changed her, making her a rose. A beautiful rose, a powerful rose, but still, a rose is Ephemeral. -StylodeQueen
Alle rechten voorbehouden
#363
myth
WpChevronRight
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • Renjana [COMPLETED]
  • Escape (Lee Jeno Feat Giselle Uchinaga)
  • THE VAMPIRE OF NCT DREAM [Slow Update]
  • Dua cangkir satu Meja
  • MELAWAN RESTU | MARK LEE✔
  • Ghost And Love || Park Jisung and Ningning aespa
  • BLIND DATE | MarkHyuck
  • Thanks J | Lee Jeno ✓
  • Na Jaemin : Crazy Rich Jaemin [Completed]

Pada malam paling temaram yang pernah seorang anak jumpai adalah kehilangan sepenggal bait kehangatan yang sepatutnya terus membersamai. Seorang anak yang sudah cukup dewasa sebagai pengganti bapak, seorang anak lain yang baru saja memasuki runyamnya semester tanggung di bangku perguruan tinggi, seorang lainnya lagi baru saja bersuka cita telah memasuki mimpi para anak muda seusia adiknya untuk melepas seragam sekolah, seorangnya lagi baru saja merasa bahwa masa SMA adalah kebebasannya, seorang lainnya lagi masih berkutat dengan permainan remaja tanggung di bangku menengah pertama, satu yang lain masih bersenang-senang pada masa anak-anak yang hendak remaja, dan satu lainnya yang terakhir masih bahagia dimanjakan dengan rambut yang terbelah dua. Namun pada hari itu, nyatanya semesta memberinya segenggam ujian yang harus ditanggung bersama karena kepergian ibunda. Syair-syair elegi selanjutnya mengiringi langkah mereka, mengantarkan satu tubuh yang sudah kaku karena kehilangan ruhnya. Mengantarkan keberangkatan sang ibunda pada tempat paling jauh yang tak bisa mereka singgahi untuk sekadar melepas rindu yang menumpuk dibalik pakaian basah yang baru dicuci, dibalik tumpukan piring kotor yang hendak dibersihkan. Dan lainnya yang menumpuk dan terus menumpuk, membiarkan hati mereka berat diduduki rindu yang tak pernah habis. Dan kemudian luka-luka tak pernah bisa disembuhkan waktu, ketujuh warna dalam keluarga Nawasena berakhir temaram dan kehilangan sukmanya. ©Jeta An Alternate Universe Renjana, 2021

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen