Dokter El

Dokter El

  • WpView
    Reads 168
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 29, 2023
"𝘈𝘣𝘒𝘯𝘨 𝘫𝘒𝘩𝘒𝘡" 𝘭π˜ͺ𝘳π˜ͺ𝘩 𝘦𝘭 "𝘚𝘒𝘣𝘒𝘳 𝘺𝘒 𝘦𝘭, 𝘴𝘢𝘒𝘡𝘢 𝘩𝘒𝘳π˜ͺ 𝘯𝘒𝘯𝘡π˜ͺ π˜₯π˜ͺ𝘒 𝘱𝘒𝘴𝘡π˜ͺ 𝘯𝘺𝘦𝘴𝘦𝘭" 𝘡𝘢𝘡𝘢𝘳 𝘷𝘦𝘭π˜ͺ Dokter muda yang cantik dengan sahabat perempuan nya dan keluarga konglomerat nya itu sangat perihatin dengan nasibnya Dia memang gadis yang beruntung soal pekerjaan maupun prestasi tapi tidak dengan keluarga nya Iyaa dia memang anak konglomerat Dia memang gadis yang berasal dari kasta tinggi, namun hidup nya sangatlah berkasta rendah Memang banyak diluaran sana yang menyukai el karena kecantikan dan kebaikannya Namun disisi lain saudara kandung el sendiri pun sama sekali tidak menyukai el dan ia membenci el
All Rights Reserved
#175
doktermuda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love Story Of Sharga & Ahra βœ…(Tamat)
  • Short Story
  • DANADYAKSA
  • Rasa ini !
  • "BYE-BYE BESTFRIEND"
  • Terpincut Brondong Tampan (Delchik) THE ENDβœ…
  • sebenci itu??
  • Sealen
  • Posesif Sister Laksani Natio

Hujan mengguyur bumi pagi itu. Jalanan digenangi air yang terus berjatuhan dari subuh tadi. Tampak gadis bertubuh mungil tengah disibukkan oleh aktifitas seperti biasa. Hujan bukan alasan untuknya bermalas-malasan. Meski rasa mengantuk terus menghantuinya. "Apa yang kau masak pagi ini?", Seseorang dengan suara berat mirip anak laki2 tiba-tiba muncul. Dia mengambil gelas dan menuangkan air untuk diminumnya. "Bisakah kau tidak membuatku terkejut? suara laki-lakimu sangat mengganggu", Sungut si gadis mungil. "Jangan salah kan aku, ini kan memeang biasa terjadi ketika aku bangun tidur, jadi apa yang kau masak?", Kembali gadis bersuara laki-laki itu bertanya. "Mie instan, kau mau?", Si gadis mungil masih sibuk dengan mie instan untuk sarapannya pagi ini. "Kau baik sekali, 1 mangkuk dengan telur ya, terima kasih", Si gadis bersuara laki-laki itu berlalu meninggalkan si gadis mungil sendiri. Ini bukan cerita tentang kehidupan si gadis mungil dan si gadis bersuara laki-laki. Ini kisah tentang salah satu diantara keduanya. Fatima Nayyer Azahra panggil saja Ahra. Gadis mungil yang pendiam, pintar tapi memiliki takdir yang tidak pernah terbayang sebelumnya. Semua baik-baik saja sebelumnya. Dia dikelilingi orang-orang yang begitu menyayanginya. Dia memiliki ibu dan seorang adik laki-laki bernama Hirham Adzan. Ahra juga memiliki 2 sahabat yang selalu ada saat dia sedih maupun senang. Hani Fairuz si gadis bersuara laki-laki itu salah satunya dan Eleanor Clemira. Mereka sudah seperti saudara. Apapun yang membuat Ahra bahagia, Fai dan El ikut bahagia. Begitupun sebaliknya, apapun yang membuat Ahra sedih, Fai dan El juga merasakan hal yang sama.

More details
WpActionLinkContent Guidelines