Dua Sisi

Dua Sisi

  • WpView
    Reads 46
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 11, 2023
Akhir dari kisah hidup tidak ada yang tau akan seperti apa. Sama halnya dengan kisah cinta kita berdua. Mungkin aku sudah cukup bahagia dengan melihatmu bahagia di hari ini. Anandita Pertiwi terimakasih sudah menjadi bagian manis dari kisah hidupku. Yukkk kita mulai kisah mereka berdua. jangan lupa tinggalkan komentarnya ya teman-teman 😇
All Rights Reserved
#5
calonmantu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • UNSPOKEN LOVE (SUDAH TERBIT)
  • GITA OLIVIA [END]✅
  • Heart Challenge (ON THE GOING)
  • Be my Sweet Darling  [END]
  • Di Ujung Penantianku
  • CARAPHERNELIA
  • Dia, Bangsulku. [TAMAT]
  • A moment of time
  • First Love And Last Love(✔)🔚

Cerita ini sudah pernah dipublikasi dan ditamatkan pada Des 2017 - Feb 2018. Revisi dimulai tanggal 18 Maret 2019... Jika ingin membaca, dimohon bersabar. Jangan uber minta upload karena saya revisi kalau lagi mood dan kalau lagi sempat saja. ****** First love never dies... That caption sounds so cliche, and yet so true. Itulah yang benar-benar Lea rasakan, ketika dia jatuh cinta kepada sahabat kakaknya, Nathan. Enam tahun yang lalu, Lea sudah menyatakan perasaan kepada Nathan, tapi pria itu menolaknya. Katanya, Lea hanya dianggap sebagai seorang adik. Dan karena itu juga, Lea sampai tidak mempunyai muka untuk bertemu dengan sahabat kakaknya. Sampai sekarang. Sakit hati? Buat Lea sudah biasa. Tapi kalau sakit, karena nggak bisa move on? Rasanya Lea sudah mati rasa. Bahkan, dia mati-matian melupakan Nathan dan mencoba untuk menjalani kehidupan barunya setelah penolakan itu. Karena sesuatu hal, Lea harus berhadapan kembali dengan cinta masa lalunya, yang semakin mempesona dalam balutan Nathan versi dewasa. "Damn! He's too hot to be resist!" batinnya mengerang kesal. ****** Note : MATURE CONTENT(21+) Jadikanlah sebuah tulisan menjadi sebuah inspirasi bukan mengopy. Bijaklah dalam memilih bacaan dan sesuaikan dengan usiamu. Regards, Sheliu

More details
WpActionLinkContent Guidelines