Shoot & Cut : Bab 4 ( Perasaan Helena)

Shoot & Cut : Bab 4 ( Perasaan Helena)

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 11, 2022
"woy kerja mulu lu, cepat kaya entar " Rizki meneriaki Lena dengan lantang. "biarin biar nyaingin luu, " gak sungkan Lena pun membalas guyonan Rizki. Rival memerhatikan mereka dari kejauhan. Dia yang tadinya mau manggil Lena, ia urungkan karena Rizki. Rival pun kembali bekerja . "sini sini deh gue perhatiin ada yang aneh antara kalian berdua sejak balik kesini tadi, ada apaan sih?" Rizki mencoba memberanikan bertenya pada Lena. "ehm biasa aja deh, perasaan lu doang kali." Lena menyela dengan cepat sambil membereskan kertas-kertas yang berserakan di meja kerjanya. " hmmm bentar mungkin gak sih kalian ketangkap ciuman di rumah sakit sama Pak mansyur atau Bu Siska?" Rizki memasang raut wajah penasaran dengan mata menyolok. "PLAKKK..." tamparan keras Helena mendarat di pundak kiri Rizki. " sialan lo yang benar saja."
All Rights Reserved
#464
komediromantis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hening Dalam Luka
  • Boom Boom Heart
  • Memorable Night #N1 ( LENGKAP )
  • GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT)
  • Mendadak Ipar
  • Crazy Marriage
  • Mr Fu, I Really Love You
  • Suddenly Marriage
  • AMNESIAL (END)

Mari jelajahi tabir tipis antara alam kesadaran dan bawah sadar bersama The High Priestess, merangkul Kebangkitan Spiritual sebelum Hari Penghakiman tiba. --- "You see. Unlike you, I have money. I have power. What I don't have..." Sejenak berhenti, dia menyondongkan dadanya ke tepi meja, semakin mengintimidasi Val yang kala itu duduk tepat di hadapannya. "Is my wife. Sara was my wife." Bisik sang pria asing dengan senyum menyeringai bagaikan predator yang sedang menatap makan malam nya. Seketika, Val pun memahami bahwa tujuan kedatangan pria asing itu adalah untuk melenyapkan nyawanya. Atas sebuah kesalahan yang dia perbuat di masa lalu. --- Sara Rosiana. Indah dirinya memancarkan cahaya yang berbeda, mengobarkan api kehidupan yang telah lama padam di dalam hidup Renas, sejak mereka pertama bertemu. Renas Aeldra Karim. Seorang tycoon galangan kapal tanah air. Keras wataknya yang seringkali mendominasi. Intensitas gairah, obsesi, ketulusan, dan kesetiaan cintanya pada Sara. Siapa sangka ia memiliki 'wajah ketiga' yang tak pernah ia tunjukkan kepada dunia: Sebuah agresi yang bisa berujung fatal. Hampir lima tahun setelah pernikahan bahagia mereka, Sara mengakhiri hidupnya. Begitu saja, tanpa surat peninggalan---mencabik-cabik hati Renas dan impian masa depannya dengan Sara. "Aku tahu apa yang sebenarnya terjadi." Richard, sahabat lama mendiang Sara sejak SMA, berbisik kepada Renas di hari pemakaman wanita itu. Siapa sangka seorang wanita yang lembut tutur kata dan perilakunya bisa menyimpan rahasia kelam, bahkan dari suaminya sendiri? Novel ini bukanlah perihal pembunuhan semata. Namun, seorang suami yang patah hatinya, rusak hancur jiwanya, karena seseorang telah menghancurkan kedamaian istrinya di masa lalu, sehingga kegelapan jiwanya tidak dapat dihindari. Jadi lari, larilah sekuat tenaga. Karena Renas akan menemukan dalang di balik tragedi ini, meski harus mengarungi lautan hingga ke ujung dunia. Nyawa harus dibayar dengan nyawa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines