tentang sebuah rasa

tentang sebuah rasa

  • WpView
    Reads 37,036
  • WpVote
    Votes 1,259
  • WpPart
    Parts 46
WpMetadataReadComplete Mon, Mar 18, 2024
"Lo belum jawab pertanyaan gue! Kenapa Lo Nerima perjodohan itu?" Tanya raka dengan nada dingin. "Karena....karena aku gak mau durhaka sama kedua orangtua. Apapun yang mereka inginkan kalo aku mampu pasti aku turutin." Ucap Zahra sambil terus menunduk atau melihat ke arah lain. "Sekalipun Lo harus ngorbanin masa depan Lo?" Tanya raka dengan tersenyum kecut. Sedangkan Zahra hanya diam. "Harusnya Lo bisa nolak baik baik. Kalo Lo nolak otomatis perjodohan ini gak akan terjadi! Gue itu enggak mau nikah sama Lo! Harusnya Lo ngertiin gue." Ucap Raka yang mulai marah. "Tapi kenapa harus aku yang nolak? Kalo kamu gak mau, kenapa kamu terima juga? Kamu juga bisa nolak kan?" Tanya Zahra yang tidak habis pikir dengan ucapan Raka yang seakan menyalahkan diri nya. "Tapi gue gak bisa! Kalo gue nolak semua fasilitas gue bakal disita. Ngerti gak sih Lo?" Ucap Raka sengit. "Harusnya juga kamu ngertiin posisi aku. Dan aku cuman gak mau jadi anak durhaka. Udah itu aja!" Jawab Zahra berusaha sabar. Raka mengusap wajah nya kasar lalu kembali menatap tajam zahra. "Gue pastiin Lo bakal nyesel nikah sama gue! Camkan itu!" Ucap Raka lalu bergegas pergi keluar kelas dengan membuka pintu nya kasar. Zahra hanya beristighfar menghadapi sikap Raka yang ternyata seperti ini. Gimana kelanjutan ceritanya? Yok! Langsung aja baca ya guys🤗
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BUNGKAM
  • ArKa (End)
  • Sacrifice Of Love (Evan END) SUDAH TERBIT
  • DIKANESHA
  • ISTRI GEN -Z
  • Menikahi Sahabat Ibuku
BUNGKAM

Kiana Zulfa Zahira nama yang indah tapi tidak seindah kisah hidupnya Mulai dari kekerasan, dibanding²kan, harus selalu mengalah, bahkan sampai di bully harus dia terima. "Berhenti ayah sakit hiks...hiks... jangan pukul kiana lagi, kiana janji gak nangis lagi hiks..."ucap kiana. "Kalau ayah masih denger tangisan kamu, nanti ayah kunciin kamu dikamar mau?"tanya ayahnya. "Enggak ayah kiana janji gak akan nangis lagi"balas kiana yang tidak berani menatap ayahnya. 🌹🌹🌹🌹🌹 "Kalau orang lagi ngomong itu dijawab bukan malah ditinggal"ucap Laras. Saat kiana ingin bangun kaki Laras lebih dulu mendarat diatas tangan kiana tentu kiana meringis kesakitan. "Awsss, sakit Laras"ucap kiana. "Sakit ya yudh kalau gitu gw tambahin aja biar makin sakit"ucap Laras. 🌹🌹🌹🌹🌹 "Ayah sudah bilang sama pak Abyan kamu mau menerima pernikahan ini, dan pernikahan kalian akan diadakan seminggu lagi hanya dihadiri keluarga inti"ucap Evan. "Apa kiana punya pilihan yah?"tanya kiana. "Terima atau keluar dari rumah ini dan jangan pernah anggap saya sebagai orang tua kamu lagi"jawab Evan. Dipaksa bungkam oleh keadaan yang menyakitkan 🌹🌹🌹🌹🌹 "Dipaksa diam dan tidak boleh melawan" Kiana Zulfa Zahira🥀

More details
WpActionLinkContent Guidelines