Pesawat Kertas

Pesawat Kertas

  • WpView
    LECTURAS 19
  • WpVote
    Votos 7
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, sep 15, 2022
WpInfo
Ficción
Romance
Bukan tentang percintaan ataupun perjodohan. Namun tentang seorang anak laki-laki penyandang afisia dan sindrom Peter pan, yang berusaha menjaga adik satu-satunya dengan segala keterbatasannya. "Lu ngapain sih ngikutin gua? bikin malu tau ga!" Bentak Diva "aka uma mau again ipa" jawab Raka dengan susah payah. "again again again. bicara aja ga bener gimana mau jagain gua lu ha?! bikin malu iya!" sergah Diva sambil mendorong Raka. "ma-af ak-a ip-a" ujar Raka sambil menangis. **** " Hai Diva ini Abang, Happy birthday. Saat kamu pegang pesawat kertas ini, dan baca tulisan yang ada di dalam nya, berarti Abang udah ga ada, Abang udah berhasil bawa pesawat terbang ke atas langit, heheh. maaf ya saat ulang tahun kamu yang ke 17 Abang cuma ngasih pesawat kertas, maaf juga Abang udah sering bikin kamu malu dengan hadirnya Abang, dan juga maaf Abang ga bisa nepatin janji Abang buat jaga Diva selamanya. Sekarang jaga diri sendiri ya. Di ulang tahun kamu yang ke 21, lagi-lagi Abang ga bisa beliin kado sesuai keinginan kamu, Abang cuma bisa ngasih hati abang, biar Diva bisa ketemu ibuk dan bapak lagi. Abang sayang Diva"
Todos los derechos reservados
#712
goodboy
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • BULAN (END)
  • Mentari Tanpa Sinar
  • ajinanta (ON GOING)
  • Epilog Tanpa Prolog
  • DESPERATE (COMPLETED) ✔
  • VIA-AMARA
  • RAIN [END]
  • Alice & Adrian
  • Maybe Tomorrow : Penyesalan (On Going)
  • Perempuan Dengan Segala Masalahnya (End)

Bulan sosok yang terlahir dengan sejuta kasih sayang, namun pada ahkirnya ia kehilangan sejuta kasih sayang tersebut. Takdir mempermainkan dirinya dengan baik, menyisakan kesedihan di dalam kehidupannya. Menyisakan goresan-goresan yang tidak ia ketahui kapan goresan tersebut akan menghilang, hingga ahkirnya membawa pemeran lain ke dalam kisahnya. Seorang pria yang terlihat dingin_Max. Keduanya hidup dalam permainan takdir yang sama, membawa keduanya kedalam hubungan yang sangat sulit untuk dipahami. Mengharuskan keduanya menjalani takdir agar mendapatkan ahkir dalam cerita keduanya, namun siapa sangka jika takdir akan kembali mempermainkan keduanya dengan tamparan yang lebih kuat lagi. Membuat semuanya kembali terluka dengan alasan yang sama. Takdir kembali berulah,,, "Mama menjebak aku?" Tanya Bulan dengan raut wajah yang tidak bisa di katakan lembut, raut wajahnya penuh dengan marah. "Sayang dengarkan Mama, Mama akan menjelaskan semuanya." Bujuk wanita paru baya_Vivi yang mencoba memegang tangan menantunya. "Jangan sentuh aku." Teriak Bulan sambil menangkis tangan mertuanya. "Jaga tingkah kamu. Dia Mamaku!" Teriakan pria itu begitu lantang dan hanya di tanggapi senyum kecewa oleh Bulan. "Kamu sama saja Max, aku sangat membenci kalian." Ucap Bulan dengan mata yang memancarkan masih memancarkan kekecewaan, tapi percayalah rasa kecewa yang ia rasakan kini lebih besar dari dari pada rasa amarahnya. . . . . Bulan & Max Selesai Revisi Jumat 13 November 2020

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido