KEN & KEYRA

KEN & KEYRA

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 2, 2023
PROLOG Haii,, selamat malam 🌛🌟 Gimana kabar kalian? Semoga baik yaa:) Cerita ini kubuat karenaa... Untuk mengisi waktu luang saja Daan berhubung aku suka menulis jadi buat cerita ini deh hehe Ikuti terus cerita ini yah,, okeyy happy reading😊 ⋇⋆✦⋆⋇  "Haii, guwe Ken" Ken mengulurkan tangannya pada wanita yang duduk disampingnya, dengan senyuman lebar nya yang membuat siapapun ingin pingsan saat melihatnya. Wanita itu hanya menatap sekilas dengan tatapan tidak minat tidak membalas senyuman itu juga, lalu diam menatap kedepan "Okeyy jadi ga mau kenalan nih?" Ken menurunkan tangannya dan masih dengan nada ramahnya dan juga senyuman manis nya menatap wanita di sampingnya. Ken reflek bicara padanya "Cantik" Ken menyangga kepalanya dengan tangan kanannya Keyra menatapnya penuh tanda tanya, menaikkan sebelah alisnya namun masih dengan wajah dinginnya, Keyra melepas earphone dari telinganya lalu menunjuk dirinya dengan telunjuknya, "Akuu?? "Omayygatt kenapa cewe ini menggunakan kata 'aku' untuk orang baru seperti Ken padahal dia tidak pernah menggunakan bahasa baku kalau ketemu orang baru Ken yang sadar pun gelagapan " Eee... Ituu tamann d-di luar rumputnya cantik-cantik, iyaa hehe" Jawabnya asal, Ken menggaruk tengkuknya yang tak gatal Keyra kembali memasangkan earphone nya "oh" Hanya satu kata itu yg keluar dari bibir mungilnya, kali ini dia memejamkan matanya sambil menikmati suara dari earphone miliknya, lalu menyenderkan punggungnya ke kursi dan melipat tangannya didepan dada.
All Rights Reserved
#56
ken
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Amor Eterno
  • Si Cuek & Si Manis [END]
  • BRIANDRA ALDRIC [REPUBLISH]
  • Jejak Waktu [Complete]
  • Arkan&kiara
  • NYAMAN [Proses Revisi]
  • ||Perjodohan||✓
  • My Quuen is Bad Gril
  • KAIREL [END]

"Lo mau hubungan kita jadi kayak apa, Harlen?" Qila menghentakkan tangan pria itu, lalu menoleh cepat dengan sorot mata tajam. Suaranya bergetar-bukan karena takut, tapi karena menahan amarah yang sudah terlalu lama disimpan. "Aku... aku pengin hubungan kita jadi lebih serius," jawab Harlen pelan, nadanya seperti memohon. "Serius?" Qila tertawa miris. "Serius kayak gimana? Kayak lo yang tiba-tiba udah punya tunangan tanpa bilang apa-apa ke gue?" Harlen terdiam, tak sanggup membalas. "Atau lo mau gue jadi simpanan, gitu? Tapi sayangnya, Harlen, gue bukan cewek murahan kayak gitu," lanjut Qila sambil memutar bola matanya, malas sekali menatap wajah pria di hadapannya. "Bukan gitu maksud gue..." Harlen mencoba meraih tangan Qila lagi, tapi kali ini pun langsung ditepis. "Gue capek dengar omongan lo yang manis-manis tapi ujung-ujungnya nyakitin. Lo bilang pengin serius? Lo bilang pengin perkenalin gue ke orang tua lo? Please, Harlen. Udah telat." "Qila, tolong dengerin dulu..." "Cukup." Qila menarik napas dalam-dalam, menahan emosi yang hampir meledak. "Ini terakhir kalinya kita ketemu. Setelah ini, gak akan ada lagi 'kita'. Gak sengaja ketemu pun, gue harap itu gak akan pernah kejadian. Gue muak liat muka lo." Langkahnya cepat, pergi meninggalkan Harlen yang masih berdiri mematung di tempat. Tapi Harlen belum menyerah. "Qila! Tunggu, dengerin dulu!" Namun Qila tetap berjalan, masuk ke dalam taksi yang sudah menunggunya di pinggir jalan. "Jalan, Pak," ucapnya pada sopir. Taksi pun mulai melaju. Dari kaca belakang, bayangan Harlen terlihat masih mengejarnya, berteriak, memanggil namanya. "QILAAAA!" Tapi Qila tak menoleh. Tatapannya lurus ke depan, seolah tak ada apa pun di belakang yang layak dilihat kembali. Dalam hati, ia berbisik, Maaf, Harlen... tapi kali ini aku benar-benar udah gak sanggup.

More details
WpActionLinkContent Guidelines