
"Mommy, please stop. Aku ngga mau bahas masalah ini lagi. Udah berkali-kali aku bilang ngga mom." "Untuk sekarang apalagi alasan kamu? Semua sudah kami turutin kemauan kamu, sekarang saatnya kamu yang dengar kemauan kami!" "Tapi mommy, semua orang yg mommy kenalin ke aku ngga ada yang jelas. Dan yang terakhir, kemarin aku lihat dia jalan sama pacarnya! Jadi untuk urusan kali ini biar aku aja yang urus." ucapnya sambil berlalu meninggalkan ruang makan. ... "Mama janji ini yang terakhir kenalin kamu sama anaknya temen mama, kalo ini ngga berhasil yaudh semua mama serahin ke kamu" "Mah, Rafa tahu mama sayang banget sama aku. Tapi tolong jangan ganggu Rafa sama rencana aneh mama itu oke?" "Mama janji ini yang terakhir nak, mama ngga tahu hidup sampaik kapan..." "Mama kok ngomong gitu sih, mama sehat. Umur mama panjang. Yaudah sekarang kita istirahat yuk, besok banyak yang harus aku urus" ucapnya lalu pergi meninggalkan kamar mamanya. ... Semua mengalir bagaikan air yang jatuh dari atas sana, jatuh tanpa memikirkan rasa sakit dan tanpa rasa takut akan hancur. Bertemu dalam kondisi luka yang sama dan meninggalkan bekas yang sama pula. Apakah semua akan seperti rencana yang mereka harapkan? Harapan yang terbaik dari orang tersayang untuk yang disayang.Todos os Direitos Reservados
2 capítulos