KULMINASI

KULMINASI

  • WpView
    Reads 373
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 25, 2026
KULMINASI memiliki arti titik tertinggi yang dapat di capai oleh benda langit. Cerita sederhana ini mengisahkan tentang KULMINASI empat saudara di rumah sederhana. Setelah kepergian kedua orang tua anak sulung lah yang memegang tanggung jawab sebagai kepala rumah tangga serta tulang punggung keluarga. Namun bagaimana jika kepala keluarga pengganti ini memiliki keterbatasan nya ? bagaimana para saudara ini menyelesaikan setiap lika liku kehidupan hingga mampu meraih mimpi dan cita masing-masing !? - Setiap anak tentu memerlukan penompang dalam hidupnya. jika penompang itu hilang maka anak tersebut harus mencari bahu baru untuk tempat bersandar nya. Begitupun dengan abian dan ketiga adiknya. di sini mereka saling meminjamkan bahu dan menompang duka satu sama lain. Masing-masing dari mereka memiliki luka dan impian bahagia sendiri. latas bagaimana mereka menyembuhkan luka dan meraih impian itu ?akankah keempat nya mampu untuk meraih impian masing-masing atau harus merelakan satu sama lain ? Ini tentang, bumantara yang berusaha bersinar bersama dirgantara dengan bentala dan ancala nya. . . . ● Follow dulu Bisa Sahabat Asa ● Thank u for your support - Don't forget to : - vote - comment - share [segela aspek menyeluruh bersumber dari pikiran penulis "QUENTFEBRY" tanpa ada campur tangan dari pihak manapun]
All Rights Reserved
#539
adikkakak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Memory to Remember
  • A Life That Turns
  • Bertumpu
  • GRIZLEN {On Going}
  • SACRIFIER | ONGOING and REVISION
  • Jovanka dan Abang Kembar
  • NALA KEENARA [Hiatus]
  • Suarasa
  • Kami Tumbuh Dari Ledakan

[COMPLETED] ---oOo--- Namaku Radinka. Bagiku keluarga adalah kebersamaan, kenyamanan, dan perasaan yang diwarnai canda tawa maupun tangis kesedihan. Keluarga adalah rumah tempat kita pulang setelah melewati peliknya hari. Ia juga tempat keluh kesah yang rela menampung seluruh perasaan kita. Ia adalah simpul erat yang tidak terbatas oleh ikatan keturunan. Ini adalah cerita tentang suatu organisasi yang sudah kuanggap sebagai keluarga keduaku. Keluarga yang tercipta bukan karena ikatan darah, tetapi karena eratnya perasaan satu sama lain, karena canda tawa di sela latihan berlangsung, dan karena sama-sama menatap pada tujuan dan prinsip yang sama. Di keluarga itulah kurasakan kebimbangan yang luar biasa dan tangisan yang hanyut dalam kebahagiaan. Pahitnya kegagalan hingga manisnya gelar juara pun sudah kujalani bersama mereka. Di buku ini akan kuceritakan bagaimana aku bisa bertemu dengan mereka hingga akhirnya berpisah untuk menempun cita-cita selanjutnya. Selamat membaca.

More details
WpActionLinkContent Guidelines