Love From Arranged Marriage [Completed]

Love From Arranged Marriage [Completed]

  • WpView
    LECTURAS 150,200
  • WpVote
    Votos 12,265
  • WpPart
    Partes 49
WpMetadataReadConcluida mar, sep 16, 2025
"Mau ke sekolah, atau mau jual body?" "Hati-hati, ada orang ketiga lewat!" "Dasar murahan!" Iya, cacian itulah yang saat ini Teresa terima. Sindiran pedas, serta tatapan sinis dan merendahkan dari teman-teman satu sekolahnya, membuatnya berpikir begitu keras. Apakah yang mereka katakan itu adalah sebuah kebenaran? Dirinya menjadi orang ketiga? Lantas, dalam hubungan siapa? Hilangnya ingatan Teresa karena kecelakaan mobil, membuat gadis itu berubah seratus delapan puluh derajat. Teresa yang angkuh, kini hanya bisa bersembunyi dibalik tubuh tegap kembarannya. Teresa yang biasanya pulang-pergi ke sekolah bersama banyak lelaki, kini justru terlihat turun dari motor seorang lelaki. Yang tanpa mereka tahu, lelaki itu adalah tunangan Teresa, sejak dua bulan yang lalu.
Todos los derechos reservados
#530
sion
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • BACK TO FRIEND | JUNGHWAN X HAERIN (TAMAT)
  • DAKSA [END]
  • Asmaranya Arjuna
  • Vellyn The Strange Woman (Re-publish, New Versi)
  • Antara Aku, Kau dan Dia  {TERBIT}
  • Cuaca
  • Important Figuran (END)

Bagi banyak orang, Teresa dan Lionel tak lebih dari dua orang asing yang kebetulan duduk di kelas yang sama-tanpa kisah, tanpa kenangan. Tapi di balik diamnya mereka, tersimpan cerita yang pernah begitu hidup di kota kecil jauh dari Jakarta. Dulu, mereka adalah sepasang kekasih yang saling menggenggam erat di Inggris, menjadikan satu sama lain rumah dalam dunia yang asing. Namun, tidak semua kisah indah berakhir bahagia. Sebuah pertengkaran hebat memutuskan benang di antara mereka. Lionel kembali ke Jakarta lebih dulu, meninggalkan Teresa dalam ketidakpastian yang mengikis perlahan. Sejak hari itu, keduanya tak pernah saling mencari, seolah ingin berpura-pura bahwa cinta itu tak pernah ada. Dua tahun berlalu. Takdir mempertemukan mereka kembali-bukan di kedai kopi tempat mereka biasa tertawa, bukan di taman tempat mereka dulu saling menatap, tapi di sekolah yang sama, di kelas yang sama. Kini mereka berdiri di bawah atap yang serupa, namun dengan jarak yang jauh lebih dingin dari sebelumnya. Mereka tidak berbicara. Tidak saling menyapa. Hanya tatapan yang sesekali bertabrakan-penuh amarah yang tertahan, rindu yang tak diakui, dan bayang-bayang masa lalu yang belum benar-benar mati. Mereka mencoba menjadi asing, tapi hati tidak pernah bisa benar-benar lupa. Dan pertanyaannya kini sederhana: apakah kisah ini akan berakhir sebagai dendam yang terus tumbuh, atau diam-diam menjadi awal dari pertemuan yang tak pernah mereka duga?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido