Evaluasi

Evaluasi

  • WpView
    Reads 43
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 9, 2023
Astra pikir jika keluarganya lengkap bahagianya akan sempurna. Ternyata Astra salah, setelah Bunda menikah justru ia tak sebahagia yang dipikirkan. Bunda mulai berubah, Ayah tirinya yang terus membuat Astra menderita, dan juga Saudara tiri yang tidak pernah akur dengannya. Ayahnya? Astra tidak tahu ada dimana. Lantas, jika sudah seperti ini kemana Astra harus pulang? Jingga itu hobinya insecure sampai-sampai Sabian bingung harus berbuat apalagi agar tetangganya itu tak lagi insecure. Jingga sebenarnya orangnya asik, tapi dia kurang bisa bersosialisasi. Di luar keliatannya pendiem, tapi kalau udah kenal Jingga itu cerewet abis. Temannya bisa dihitung pakai jari, beda memang sama Astra. Kalimat andalan Jingga itu, "Bi, Ta, gimana ya caranya supaya kehadiran gue diingat terus? Rasanya ada ataupun ga ada gue sama aja." Anaknya selalu pengen jadi pusat perhatian walaupun caranya salah. Ibarat tokoh kartun, Jingga itu kayak Rapunzel yang terkurung di kastil dan berharap ada pangeran yang bisa membawa Jingga keluar dari sana. Jingga harap pangeran itu Astra.
All Rights Reserved
#7
sabian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja dan Jingga
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • Pelangi yang Telah Lama Hilang
  • MENJADI MILIK MENTARI (On going)
  • JINGGA JOLICIA (ONGOING)
  • Jingga di Langit Biru
  • Tale On Paper(END)
  • OUR FAMILY [SJY&KMJ]
  • Rumah Pulang
  • Jingga's Life

Senja itu indah, bukan? Dia terlihat menenangkan, damai, namun apa yg kita tahu lebih dari itu? Mungkin saja dia menyimpan emosi, dan kesedihan di dalamnya? Dan jingga, dia tak akan lepas dari senja. Senja dan Jingga yang ditakdirkan harus tetap bersama, saling melengkapi oleh semesta. Tanpa jingga, tidak akan ada yang namanya senja, dan tanpa senja, jingga pun tidak bermakna. Mereka akan sempurna saat bersama. Namun, ini bukanlah tentang senja berwarna jingga yang berada di atas langit sana--mereka hanyalah seorang kakak-adik yang saling melengkapi. Tentang Jingga--sang kakak yang harus menjadi tulang punggung keluarga, jadi ayah serta ibu untuk adiknya, dan harus tetap kuat disaat jiwa dan raganya sudah lelah. Semua itu hanya demi satu orang--adiknya. Senja. Senja terlahir tidak normal seperti anak-anak lainnya. Dia memiliki gangguan spektrum autisme hingga seringkali Jingga merasa cemas saat harus meninggalkan sang adik. Tak ada kerabat yang peduli, bahkan ayahnya pun lepas tangan, ia jarang sekali pulang. Kalaupun ia pulang, hanya untuk menuntut uang pada Jingga--untuk berjudi dan mabuk-mabukan. Di tengah kerasnya kehidupan Di tengah kejamnya dunia Akankah Jingga menemukan cahaya bersama Senja? Ataukah Jingga dan Senja akan tenggelam, hilang ditelan langit yang gelap?

More details
WpActionLinkContent Guidelines