Senja yang selalu indah ketika di pandang berubah menjadi senja penuh lara, "Laut, mungkin Cuma kamu yang peduli sama dia, tapi sejujurnya aku juga peduli," Ia terisak duduk bertekuk lutut dengan alas butiran pasir berwarna putih, tangisnya bak air terjun yang tidak pernah berhenti, hatinya kosong, perasaannya hampa, ada rasa sakit yang tidak bisa di jelaskan lewat kata, ada amarah yang sedari tadi menghujam dada, sedari tadi ia mencoba menahan sesak tapi nyatanya ia tidak pernah sanggup "Baru aja aku percaya kalau dunia itu sumber bahagia, tapi kenapa kamu hancurkan?,"
"Kalau semua ini terjadi karena aku terlalu mencintainya aku minta maaf, tapi kalau di lihat rasa cinta laut dengan rasa cintaku sama dia, itu lebih besar rasa cinta aku, jadi," Ia menahan tangisnya, dengan tatapan memandang laut "Jadi laut, aku begitu mencintai Arya, mungkin kamu boleh mengambil jiwanya, tapi aku mohon kembalikan raganya padaku supaya aku bisa mendekapnya dengan erat," kemudian ia menunduk sambil terisak sejadi jadinya.
Sebuah pertanyaan.
Bagaimana caranya untuk bahagia?
.
.
.
Seorang perempuan yang hidup tanpa kebahagaiaan, kini mendapatkannya dengan mudah. Caranya? Tidak ada.
Kebahagiaannya itu lenyap seolah ditelan bumi sejak ia lahir dan membuka matanya. Kehidupannya yang miris sungguh sangat disayangkan. Tapi, satu kejadian yang ia anggap itu adalah awal kebahagiaannya adalah...
Saat ayahnya sendiri yang mengambil nyawanya.
Sebuah kebahagiaan yang perempuan itu dapatkan sekian lama, akhirnya lenyap lagi karena suatu hal yang kembali terulang.
Dalam mimpinya, seorang gadis memberinya harapan dengan hidup bahagia bersama orang-orang yang akan mencintainya. Tapi itu pun kembali lenyap seakan kebahagiaan enggan untuk dimiliki oleh perempuan itu.
• • •
Apakah kehidupan keduanya ini bisa menebus penderitaannya?
Jika bisa, bagaimana cara mempertahankannya?
Dan jawabannya selalu, TIDAK.
• • •
" Katanya, kebahagiaan tidak bisa terus dimiliki. Layaknya roda berputar, semua hal bisa didapatkan, meski itu hal yang tidak diinginkan. Semua hal yang didapatkan tidak akan selalu hal baik. Baik di dunia manapun, hal baik tidak selalu tetap. Itu bukanlah hal yang kekal. Tidak perlu juga mencari apa itu kebahagiaan dan bagaimana cara mendapatkan kebahagiaan. Karena saat mensyukuri semua yang kita miliki, saat itu juga kita akan merasakan kebahagiaan dengan cukup." Ucap seseorang yang sudah terbiasa menerima kebahagiaan selama hidupnya dan tidak pernah tahu apa itu kesengsaraan.
.
.
.
⚠️⚠️⚠️
→Cerita ini murni hasil imajinasi saya sendiri❗
→Tidak menerima plagiarisme dalam bentuk apapun❗
→Mohon maaf jika mungkin ada beberapa kata yang kurang tepat atau salah pengetikan, dan juga mungkin ada kesamaan dalam nama atau watak karakter.
⚠️⚠️⚠️
♡♡♡