Two Different Sides (Alter Ego) - NCT 127

Two Different Sides (Alter Ego) - NCT 127

  • WpView
    LECTURAS 25
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, dic 24, 2022
Siapa sangka didalam diri wanita muslimah ini terdapat dua kepribadian yang berbeda, yang saling bertolak belakang satu sama lain. Sejak Kecil, Alter Ego ini kerap sekali muncul dan mendominasi diri wanita muslimah ini. Alter Ego itu akan muncul ketika wanita muslimah ini mengalami atau mengingat hal buruk yang sama persis dengan kejadian dimasa lalunya. Apa yang harus wanita muslimah ini lakukan.!? apakah, dia akan sembuh dengan sendirinya atau ada seseorang yang akan membantunya untuk sembuh, atau bisa sebaliknya wanita muslimah ini akan kalah dengan Alter Egonya sendiri. dan tak akan pernah sembuh selamanya.. !? Saksikan kisah selanjutnya.... !!! no plagiarism...!!! Di mohon pengertiannya masih banyak sekali bahasa tidak baku, dan juga masih banyak kata-kata typo yang bertebaran. ****** because this work is the original work of the author himself. ****** Thank you in advance. Happy reading. ******
Todos los derechos reservados
#453
alterego
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • 𝘚𝘵𝘦𝘱𝘣𝘳𝘰𝘵𝘩𝘦𝘳 || 𝘔𝘢𝘳𝘬𝘩𝘺𝘶𝘤𝘬 ✔
  • [END] Bittersweet Relationship ㅡ Johnny Seo NCT
  • Manja (JAEYONG) ✔
  • L O O K S I M 독자 - [ REVISI ]
  • Johnny Suh : Hakuna Matata [Completed]
  • 6 BULAN | JAEWOO
  • Kim Doyoung : Bunny Ice [Completed] (Telah Terbit)
  • Gebetan || NCT 127 [END]
  • Kala Abadi

Haechan yang malang... . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . "Mau ke mana kamu?" Haechan menundukkan kepala, jemarinya saling bertaut, menggenggam ujung bajunya dengan gelisah. "e-echan ingin ke-ke sekolah, h-hyung..." jawabnya terbata-bata. Mark melangkah masuk, menutup pintu di belakangnya dengan pelan. "Siapa yang akan mengantarmu?" tanyanya lagi, suaranya terdengar lebih berat. "e-echan a-akan j-jalan kaki, hyung..." Mark tidak langsung menjawab. Ia berjalan mendekat, mengangkat dagu Haechan dengan jari telunjuknya, memaksanya menatap matanya. "Siapa yang mengizinkanmu keluar?" Air mata kembali bergulir di pipi Haechan. Dengan suara bergetar, ia berkata, "Hikss... e-echan m-minta i-izin Mark hyung... echan m-mau k-ke s-sekolah.. b-bisa..?" "Bisa..." jawabnya akhirnya, suaranya terdengar santai. "Tapi kamu tahu kan, apa yang harus kamu lakukan kalau ingin mendapatkan sesuatu dariku?" Tubuh Haechan langsung menegang. Ia menggigit bibirnya, matanya semakin berkaca-kaca. "Hikss... T-tapi n-nanti... Hikss... echan g-gak bisa j-jalan... Hikss..." katanya dengan nada sedih dan takut. Mark mendekatkan wajahnya, berbisik di telinga adiknya, "Aku nggak peduli." Lalu ia menarik diri, menatap Haechan dengan senyum tipis penuh arti. "Semuanya ada pada pilihanmu, Haechan." Haechan mengepalkan tangannya, tubuhnya sedikit gemetar. Pilihan? Sejak kapan ia punya pilihan? Setiap jawaban yang ia berikan, pada akhirnya hanya menguntungkan Mark. Tidak ada celah untuknya melawan, tidak ada ruang untuknya bebas. Tapi ia ingin ke sekolah. Ia ingin keluar dari tempat ini, meskipun hanya sebentar. "Hikss... m-mark hyung... b-bisa... p-pelan saja...?" Mark menyeringai, jemarinya mengusap pipi Haechan sebelum turun ke lehernya, lalu berhenti di bahunya. "Tentu saja, sayang. Kalau kamu bersikap manis, aku akan mempertimbangkannya." ❗ Penuh dengan adegan dewasa🔞❗ ⚠️ bxb area ⚠️

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido