DELANO'S CONVERT

DELANO'S CONVERT

  • WpView
    Reads 98
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 21, 2023
Suatu pagi yang cerah seperti biasanya. Hari ini merupakan 1 tahun ia memiliki ibu sambung. Ya, dia Delano Fareza. Seorang remaja laki-laki yang duduk di bangku kelas 1 SMP. Ia merupakan korban perceraian dari kedua orangtuanya. Kisah hidupnya sedikit menarik. Lahir sebagai seorang muslim, lalu menjadi seorang kristiani. Bagaimana bisa? bisa-bisa saja. Banyak hal yang dapat terjadi didunia ini. Penasaran? Baca! Mau lebih cepat upnya? Di vote juga, ya! Nt: beberapa hal ada yang terinspirasi dari real life. Jadi jangan hujat author. Misalnya dibagian prolog 🙏 Sering ngevote banyak rezeki. (bagi author 😃)
Creative Commons (CC) Attribution
#324
cerai
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Untuk Ayah
  • Our Times (Completed)
  • Permainan Takdir [TAMAT]
  • JAM 3 SORE
  • KENNARD - Living with the Bad Boy
  • Wrongful Encounter [COMPLETED]
  • ARUMILA
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Dara Ajudan

( S E L E S A I ) Alena, seorang gadis yang kehidupannya nyaris sempurna. Memiliki seorang Ayah yang sangat menyayanginya, Ibu yang selalu menyiapkan sarapan dan makan malam bersama, kakak perempuan yang populer dengan kecantikan dan kepintarannya, bahkan dirinya selalu mendapat juara 1 di setiap perlombaan cipta puisi. Tapi ternyata waktu terus berlalu, setiap manusia berubah seiring detik dan detak yang berbunyi. Usianya yang menginjak remaja di Sekolah Menengah Pertama, hari-harinya mulai dirasa sepi, hanya Ayahnya yang bersedia menemani dan mengerti. Selalu begitu, rata-rata memang anak perempuanlah yang paling dekat dengan sosok Ayah. Tapi bagaimana jika tuhan lebih menyayangi laki-laki yang selalu ada untuk gadis kecilnya? Bagaimana jika saat bahagia itu ada saat itu pula tuhan hentikan detaknya tapi detik terus berubah menit, jam, hari, dan begitu seterusnya? Cerita singkat ini ditulis untuk kita memaknai suatu peristiwa, menghargai waktu yang ada, berdiri di masa kini, serta sejenak menyingkirkan ketakutan masa lalu dan masa depan. Nikmati dengan secangkir teh dikala matahari terbenam, agar kamu tahu bagaimana senja sekejap lewat untuk sekadar memberi damai. Selamat membaca! Penulis Frisca Octavian

More details
WpActionLinkContent Guidelines