Clara tumbuh dalam keluarga yang penuh kekerasan. Ayah tirinya, Pak Dimas, adalah sosok yang membawa ketakutan dalam hidupnya sejak kecil. Insiden-insiden yang membuat Clara trauma mendalam menjadi bayangan gelap yang menghantui setiap langkahnya. Namun, Clara menyembunyikan semuanya demi melindungi ibu dan adik-adiknya. Kebenciannya akan laki-laki membuatnya membangun tembok tinggi sebagai pembatas perasaannya namun Dipta, tetangga baru yang awalnya hanya orang asing, perlahan menjadi sosok yang berarti dalam hidup Clara. Dipta adalah satu-satunya orang yang berhasil mendapatkan kepercayaan Clara, meski awalnya gadis itu sulit membuka diri. Kedekatan mereka menjadi salah satu pilar yang membantu Clara bertahan di tengah rasa putus asa. Sebagai pembaca yang bijaksana baca dengan bijak , sebagai seorang penulis harap jangan melakukan plagiasi. Mohon maaf apabila ada kesamaan dalam cerita cerita ini saya buat beberapa berdasarkan pengalaman pribadi saya
More details