Heart
  • WpView
    Reads 52
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 17, 2022
"saya mohon dok tolong periksa ulang sekali lagi saya yakin tadi alatnya ada yang salah" mohon Ami ibu dari Arina "maaf bu tapi tapi ini sudah pemeriksaan yang ketiga dan ibu tau sendiri hasilnya masih sama" ucap Doker ilham dengan penekanan "saya mohon Dok ini anak saya satu satunya" ucap Ami yang mulai meneteskan air mata "saya tau dokter yang lebih profesional menangani penyakit ini, tapi dia sedikit dingin dan sulit didekati" Dokter ilham "saya akan melakukan apa sja demi anak saya dokter sya mohon" ami sedikit lebih antusias "ini kartu namanya,maaf saya hanya bisa membantu smpai sini saja" dokter ilham sedikit menyesal
All Rights Reserved
#130
rumahsakit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Separuh Jiwa
  • Seindah Asma Allah √
  • Pain(t)ed Heart
  • MY DAUGHTER LOVE YOU! (On-Going)
  • PUTUS YUK DOK [dr. Rama & dr. Nirina]
  • Enemy and Love
  • FUTURE DOCTOR |NCT OT23 [ON GOING]
  • In the Silence of Us [ GxG ]
  • Klandestin- (Alexandra!)

Ai sebenarnya tidak pernah berharap akan mendapat jodoh di rumah sakit. Sebab meski memang dokter-dokter di sini tampan dan pintar, hanya segelintir yang masih lajang dan berusia tidak jauh dari Ai. Namun Ai tidak menyangka jika bekerja di rumah sakit malah membuatnya memiliki musuh baru. Emir Najandra, seorang dokter bedah anak yang manis di depan pasien, tapi pedas di depan Ai. Kesan buruk yang Ai berikan di awal pertemuan mereka membuat Emir terus mengibarkan bendera perang. Padahal Ai bekerja di rumah sakit sebagai Psikolog anak. Bukankah harusnya dia dan Emir akur? Kenapa malah jadi saling melempar peluru begini?

More details
WpActionLinkContent Guidelines