ALKAMEL
  • WpView
    Reads 607
  • WpVote
    Votes 91
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 23, 2023
Aku Alkasa. Orang-orang normal mengira bahwa keluargaku adalah pemuja setan. Tertutup, tidak terekspos keluar, tapi memiliki uang yang tidak terbatas. Sedangkan orang-orang yang tahu siapa keluargaku sebenarnya, sudah cukup mengerti mengapa aku harus mengorbankan banyak nyawa untuk hidup. Aku hidup di sisi dunia yang lain. Dunia gelap yang tidak semua orang mengetahuinya. Sebuah dunia mengapa orang-orang 'baik' bisa bersinar di luar sana. Tempat di mana aku dibesarkan sebagai putra tunggal salah satu dari mereka. Mafia, bandar senjata ilegal, dan produsen obat-obatan terlarang. Itulah yang bisa aku deskripsikan tentang Ayah. Seorang pria yang menjadi pimpinan asosiasi gelap. Pria yang mempekerjakan seorang gadis demi melindungi nyawaku yang dihantui kematian setiap detiknya. Caramel. Hanya itu namanya. Gadis aneh yang berusaha melindungiku dengan tulus tanpa meminta imbalan untuk membayar nyawanya. Seseorang yang membuatku merasa takut apabila ia tiba-tiba pergi dan menghilang begitu saja.
All Rights Reserved
#61
bodyguard
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANADYAKSA
  • Adiastakto Fos [Revisi]
  • Bodyguard
  • It's Always Been You✔️
  • The Chips || Complate
  • (ADC) Antariksa's Detective Club 1.0 -New Member?「Completed √」
  • Sweet Shadow's Senaku!
  • Queen of Mafia{Terbit}
  • Shorts: Lee Cute Jeno [Selesai]

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines