Choose! Fairly Together!!

Choose! Fairly Together!!

  • WpView
    Reads 3,791
  • WpVote
    Votes 1,888
  • WpPart
    Parts 71
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 3, 2025
Dua dunia yang berkebalikan dengan dunia asli, Dunia Mati dan Dunia Hidup. Gadis bertanduk merah didorong ke dalam jurang yang akan menuju Dunia Hidup. Sempat berpikir takdirnya sudah usai, namun dugaannya tidaklah benar. Ia diselamatkan oleh manusia yang sangat ia anggap adalah penyelamatnya. Namun, sang penyelamat bersikap kasar dan keras kepala. Mau tau bagaimana Gadis iblis ini beradaptasi di dunia barunya? GO GO READDD!!! ~Duladulacc_ - Aylx~
All Rights Reserved
#96
gacha
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • antah-berantah
  • Paralelia
  • Changed[Lookism FF]
  • VALERIE : NOT AYUNA [ rombak Ulang ]
  • The Wolf & Prince - Tale of Two World [END]
  • KISAH TANPA ENDING ✓
  • Romantic Soul
  • Trasmigrasi Queenzee
  • Dangerous Girl 2 : Trouble from Cloud
  • Arsyilazka

kimly Selby alyady dananta . nama yang rumit bukan? persis dengan kehidupan yang ia jalani . keluarga . teman . pacar . harta .ia punya semua itu , namun itu tak membuatnya bahagia...karena realitanya itu semua palsu. ia dikhianati dengan segala yang ia punya. berkali-kali ia berdiri ditepi rooftop , berkali -kali ia menyemangati dirinya sendiri dengan kalimat " ini bakal baik-baik aja dan semua ini bakal berlalu" . sebenarnya kalimat itu membuat ia lebih hancur karena ia membohongi dirinya sendiri, ia merasa waktu tak kan berlalu ,ia merasa bahwa waktunya terhenti disatu titik .tapi apa boleh buat?hanya itu yang bisa ia lakukan. kimly : " dunia? sepertinya dunia sudah mengutukku...sekeras apapun aku berteriak menangis memohon kebahagiaan , dunia tak akan menghilangkan kutukannya.seseorang pernah berkata padaku " inilah dunia , bukan dunia itu kejam , tapi beginilah cara dunia mendidik kita menjadi orang yang kuat " huh, meski begitu tetap saja aku membenci dunia , namun ada kalanya aku merasa bersahabat dengan dunia . itu kurasakan pada malam hari , saat aku duduk tenang dirooftop dan menangis. langit yang indah itu bagai bahu seorang ibu untuk aku bersandar dan hembusan angin itu bagai tangan lembut seorang ibu yang menepuk lembut pundakku ."

More details
WpActionLinkContent Guidelines