TWO LOVES WITH DIFFERENT LIVES

TWO LOVES WITH DIFFERENT LIVES

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 18, 2022
Seorang mahasiswa jurusan farmasi yang memiliki ketertarikan besar terhadap dunia fantasi, Soobin. Karya yang ia terbitkan sukses terjual habis di toko buku. Soobin baru saja putus dengan pacarnya. Hal itu sukses membuat Soobin berubah drastis, karya karyanya pun terbangkalai. Para penggemar selalu menanyakan hal tersebut lewat akun instagram si pencipta. Menjelang libur semester, mereka akan berlibur ke gunung. Menginap di vila milik ayah Kai. saat mereka pergi bermain di tepi laut, Tak sengaja kaki Soobin tergelincir batu karang. Naasnya Soobin tak bisa berenang. Ia bersusah payah untuk bisa pergi ke tepi, tapi sayangnya ombak saat itu sedang besar. Disaat Soobin hampir tak sadarkan diri ia melihat sosok perempuan berparas cantik yang menolongnya. Sesaat ia berfikir dirinya selamat ada orang baik yang menolongnya ke tepi. Tapi saat Soobin tak sengaja melihat kebawah, ia tak melihat kaki perempuan tersebut melainkan ekor yang ada di sana. Soobin kaget dan berakhir tak sadarkan diri. Tapi siapa yang sangka jika mereka akan menjadi teman atau bahkan lebih? seekor manusia duyung yang akan di persatukan oleh seinsan manusia. Apakah semesta merestui mereka? TWO LOVES WITH DIFFERENT LIVES Yay/nay?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • It's Always Been You✔️
  • MATCH MADE IN HEAVEN 2 (SELESAI)
  • You Belong To Me.
  • Arsyilazka
  • AMBISI
  • My Bromance [18+] End
  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • MAID IN LOVE - BECKFREEN [SELESAI]
  • TWO HEARTS, ONE WINNER [Tamat]

Winter, gadis skater serba bisa dari Thunder Clan, merasa seperti terjebak dalam mimpi buruk ketika papanya tiba-tiba meminta, atau lebih tepatnya memaksanya untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah keluarga teman orang tuanya. "Kalau adek nggak mau, papa bakal bakar semua deck yang rapi tertata di kamar adek sampai jadi abu." Ancaman itu langsung menusuk hati Winter. Deck-deck itu bukan sekadar papan luncur. Mereka adalah bagian dari dirinya, saksi setiap kompetisi dan penopang semangatnya. Mana mungkin ia membiarkannya jadi korban amukan sang papa? Dengan terpaksa, ia pun menyanggupi pekerjaan itu meski artinya harus membagi waktu antara kuliah di Universitas Kwangya dan mengurus rumah keluarga majikannya. Merawat empat anak di rumah itu sebenarnya bukan tantangan besar untuk Winter. Ia bisa dengan mudah mengatasi kelakuan si kembar usil, Jisung dan Ningning yang berusia tujuh belas tahun, juga kepolosan Sakuya yang berusia sebelas tahun dan si kecil Ian yang baru enam tahun. Semua terasa terkendali kecuali satu hal: Jaemin, si sulung yang tampaknya menjadikan Winter sebagai target utama untuk mencari-cari kesalahan. "Bener kamu jago masak? Yakin nggak bakal mati kalau makan masakan kamu?" "Otaknya pinter atau nggak sih? Sayang banget masa muda kebuang percuma. Kamu nggak minat nyambung kuliah?" "Baru pagi-pagi aja udah ngilang. Kamu ke mana emang?" Sumpah, kalau saja Jaemin bukan anak majikannya, Winter sudah lama melibas pria itu dengan deck kesayangannya. Menyebalkan bukan main. Namun, di balik semua adu mulut dan tatapan sinis itu, ada sesuatu yang samar. Perasaan yang pelan-pelan menyusup, tapi tak mungkin mereka akui. Di tengah kesibukan menjadi mahasiswa sekaligus satu-satunya gadis di Thunder Clan, mampukah Winter bertahan menghadapi kelakuan Jaemin yang seakan bisa meruntuhkan dunia? Dan apa yang akan terjadi ketika Jisung, Ningning, Sakuya dan Ian mulai menganggap Winter sebagai kakak mereka sendiri?

More details
WpActionLinkContent Guidelines