Destined Forbidden [Hiatus]

Destined Forbidden [Hiatus]

  • WpView
    Reads 44
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 15, 2022
Azelia De Algris Adalah Putri Mahkota Kekaisaran Artemis. Azelia di kutuk oleh dewi Athena, karna Ayah Azelia telah mengingkari janjinya. Azelia di kutuk bertakdir terlarang, takdir terlarang nya adalah Azelia tidak bisa jatuh cinta atau Artemis akan hancur lebur dan Azelia harus bisa menjadi ratu sempurna untuk Kekaisaran Artemis. Permaisuri Ariel atau Ibu dari Azelia menuntut anaknya agar menjadi seorang tau sempurna, karena ini Azelia tumbuh menjadi gadis yang dingin, cuek akan sekitarnya, introvert, arogan, dan memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Dion Beethoven adalah Anak dari duke Carlos Beethoven. Duke Carlos Beethoven terkenal akan kekejamannya dan sadis saat turun ke medan perang, Duke Carlos di takuti karna matanya yang sangat mengintimidasi seseorang. Berbeda dengan anak semata wayangnya, diom tumbuh menjadi lelaki yang lemah lembut, baik, ramah, penyayang, ceria, extrovert, pekerja keras, pantang menyerah dan suka memberi hawa positif sangat mirip dengan mendiang Ibunya Dennisa Beethoven. Bagaimana Jika Dion dan Azelia bertemu? Akankah Dion bisa meluluhkan hati Azelia yang sedingin es itu? Atau sebaliknya Azelia telah menaruh hati kepada Dion? Ingin tahu kisah mereka? Pantau terus cerita ini!
All Rights Reserved
#3
destined
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Was The Evil Witch
  • Princessa Atherion
  • I Wanna Be Antagonist (end)
  • Clearwater Kingdom [Jaemin Heejin Heeseung][END]
  • Putri mahkota Adelaide (END/TAMAT)
  • The Destiny of the King's Daughter [√]

COMPLETED. Dm for follback Spin off from "I'm More Than Just A Princess" ••~•• "Aleeyah Najma, kau dihukum mati atas percobaan perebutan takhta Yang Mulia Damian Azazel Lucretius de Erebos, dan percobaan pembunuhan terhadap Lady Isandra" Kalimat itu terngiang di kepalaku, seraya aku mendongak menatap panggung raja di sebrang sana. Dimana Isandra, menangis tersedu di dalam pelukan Azel saat melihatku yang akan dieksekusi. Aku terenyuh, rasa sakit dan sesak akan penyesalan memenuhi perutku. Apa yang telah aku lakukan? Aku memiliki semuanya namun aku sia-siakan. Sahabat yang begitu tulus, ayah yang perhatian padaku, tidak perlu kusebutkan harta dan ketenaranku. Apa yang kurang? Kenapa aku masih ingin merebut kebahagiaan orang lain? Kenapa aku begitu serakah? 'Kau bodoh Aleeyah' batinku memaki diri sendiri. Sekali lagi, kulihat sahabat baikku di sebrang sana. Ah rasanya bibir hina ini tidak pantas lagi menyebutnya sebagai sahabat. 'Teman ya?' Bibirku terangkat, aku tersenyum kecil. Sebuah kata maaf tidak akan cukup untuk menebus dosaku, akan kubayar semuanya di neraka nanti. Isandra, Azel, ayah, kalian semua berbahagialah. Maafkan kehadiranku yang merupakan bencana, kutuklah aku sebanyak yang kalian suka, aku rela, aku pasrah. Karena diriku adalah pendosa. CRASH ••~•• "Ah lagi-lagi kita harus mengurus bayi ini" Suara siapa itu? Bayi siapa? "Kau benar, sudah berapa lama sejak dia lahir? Tapi grand duke sama sekali belum datang melihatnya, sebenci itu grand duke pada putrinya" Grand duke? Putrinya? Ah persetan, aku tidak peduli. Aku harus keluar dari sini. 'Tapi kenapa tangan dan kakiku pendek sekali?' batinku saat aku tidak mampu menggerakkan anggota gerakku dengan leluasa. Hanya naik turun kanan kiri seperti... 'Tunggu, jangan bilang...' "Ah dia sudah bangun, aku akan mengganti popoknya. Kau siapkan susu setelah itu kita pergi" ucap seorang maid raksasa yang menatapku malas. Tunggu, dia tidak raksasa. 'Aku jadi bayi?!' #1 on

More details
WpActionLinkContent Guidelines