SENJA TELAH PERGI

SENJA TELAH PERGI

  • WpView
    LETTURE 5
  • WpVote
    Voti 2
  • WpPart
    Parti 1
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione lun, set 19, 2022
WpInfo
SAGGISTICA
Senja bisa pergi dan bisa kembali senja mungkin bisa kembali lagi walupun di esok hari nya jika awan hitam yang menutupi senja di esok hari aku tidak akan bisa menikmati senja itu, aku tidak tau mengapa aku sangat menyukai senja jika aku melihat dan menikmati senja aku selalu teringat-ingat bayangan dari mu kekasih aku Jika senja bisa kembali kapan saja namun tidak seperti dirimu kekasih aku kau telah pergi jauh meninggalkan kan diri aku kekasih aku kau tidak akan kembali lagi seperti senja senja saja bisa aku lihat di esok hari nya kekasih aku akan aku lukiskan Kisa cinta kita di tengelam ya senja terima kasih senja aku kau telah ada menemani Sendih tawa ngembira aku walupun saat senja aku selalu mengeluh tentang diri aku selamat tengelam senja aku 😊 #rina Wati #
Tutti i diritti riservati
#42
telah
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • "Beneath Her Forbidden Touch"[END]
  • Chana's Transmigrasi
  • REGAN's Crazy Wife
  • BACKSTREET
  • Drama di Pintu Kosan
  • karakter kecil ini mengasuh keluarga iblis?! {S2}
  • Change The Plot (Niel) ✓
  • Mission

Elara Vionette tidak pernah mempertanyakan pekerjaan ibunya. Baginya, Livia Asteria hanyalah seorang pelayan yang pulang setiap malam dengan tubuh lelah dan senyum lembut. Sampai suatu hari, ibunya jatuh sakit. Dan Elara diminta menggantikannya. Rumah itu besar. Terlalu besar untuk menyimpan rahasia sekecil apa pun. Pernikahan sang nyonya dan suaminya hanyalah kontrak tanpa cinta. Lorong-lorongnya dipenuhi keheningan. Dan di balik pintu hitam dengan gagang emas itu... ada sesuatu yang tak pernah Elara bayangkan. Valeria Devianne tidak pernah tertarik pada siapa pun. Dingin. Tinggi. Elegan. Tak tersentuh. Sampai ia melihat putri pelayannya. Apa yang awalnya hanya rasa ingin tahu... berubah menjadi sesuatu yang lebih dalam. Lebih gelap. Lebih berbahaya. Karena beberapa rasa lapar tidak pernah benar-benar hilang. Mereka hanya menunggu untuk diwariskan. Dan Elara tidak tahu... bahwa malam pertama ia mengetuk pintu itu, ia sedang melangkah masuk ke dalam kelaparan yang bukan miliknya.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti