MENUNGGU PERANG TERAKHIR

MENUNGGU PERANG TERAKHIR

  • WpView
    LECTURAS 30
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 15
WpMetadataReadContenido adultoConcluida dom, may 14, 2023
Bumi yang sebelumnya mencapai kedamaian Sempurna. Hancur karna perang dunia pecah di seluruh muka bumi. Dari sebelumnya, konflik kecil yang ada di perbatasan negara utara dan selatan. Sampai menciptakan perang terbesar dalam sejarah manusia. Bumi terbagi menjadi 2 kubu. Kerajaaan Selatan Dengan Barat. Dan Kerajaan Utara dengan Kerajaan Timur. Mereka terus berperang selama 7 tahun. Menghabiskan seluruh sumber daya alam dan manusia mereka untuk memenangkan perang. Koby, seorang laki laki biasanya yang tinggal di sebuah desa, di perbatasan Negara selatan dan timur terseret kedalam perang. Dan tumbuh dewasa di dalamnya. Ia menunggu perang terakhir di gelar. Dengan begitu dia ingin mati dengan tenang. Tapi, ada sebuah kejutan misterius dari seseorang yang akan. Sekali lagi, mengubah hidup Koby.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • DESCENDANTS OF SEVENTEEN (a story can't never tell)
  • HUNTER
  • ANDARE
  • 𝗧𝗛𝗘 𝗘𝗡𝗗 - My Hero Academia x Reader
  • World Processor : Binatang yang Menjadi Tuhan (Noveltoon)
  • 7 BENDERA KUNING
  • KESASAR  [BNHA x Reader]
  • 𝐓𝐇𝐄 𝐒𝐄𝐕𝐄𝐍𝐅𝐎𝐋𝐃 𝐉𝐎𝐔𝐑𝐍𝐄𝐘 ⌞ ᗷᗷᗷ × ᗰᕼᗩ ⌝
  • | 𝙁𝘼𝙏𝘼𝙈𝙊𝙍𝙂𝘼𝙉𝘼 | bnha x oc
  • Frost ✔️

Tujuh puluh tahun yang lalu, dunia seperti yang dikenal manusia hancur seketika. Sebuah meteorit raksasa menghantam bumi pada tahun 2017, menelan lebih dari setengah populasi manusia dalam kobaran api dan kehancuran. Namun, dari reruntuhan itu, lahir sesuatu yang tak terduga-tujuh batu kristal sakti yang menyimpan kekuatan di luar nalar manusia. Bersamaan dengan munculnya batu-batu misterius itu, dunia yang selama ini tersembunyi mulai memperlihatkan dirinya. Ras-ras lain seperti Ligeria, Arzi, dan Farman, yang selama ini bersembunyi di balik realitas manusia, akhirnya muncul ke permukaan. Namun, pertemuan ini bukannya membawa kedamaian, melainkan awal dari perang yang lebih besar. Farman, ras yang paling ambisius, mulai menaklukkan dunia dengan cara kejam, memperbudak ras lain, dan merebut wilayah yang bukan milik mereka. Di tengah peperangan yang berkecamuk, Raja William Thinkler dari kaum Arzi berusaha menjadi perisai terakhir bagi perdamaian. Namun, takdir berkata lain-ia gugur di medan perang, meninggalkan sumpah yang akan menggema sepanjang zaman. "Hari ini bukanlah akhir, hanya bayangan dari fajar yang belum nyata..." "Saat kelam merangkak mundur, tertimpa cahaya senja yang enggan padam." "Dimana Pantang menyerah masih akan berdiri, di atas ragawi dosa dosa." "Sebilah besi akan terangkat tanpa amarah, dan dari gemuruh pertempuran, suara kedamaian pun terlahirkan." Sebuah janji tertinggal di antara kehancuran, sebuah harapan yang menunggu untuk ditepati. Perang ini bukanlah akhir, melainkan awal dari kisah yang lebih besar-sebuah perjalanan yang akan menentukan nasib dunia yang baru.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido