Story cover for 11.11 by katakinin
11.11
  • WpView
    Reads 1,473
  • WpVote
    Votes 147
  • WpPart
    Parts 19
  • WpView
    Reads 1,473
  • WpVote
    Votes 147
  • WpPart
    Parts 19
Ongoing, First published Sep 19, 2022
'Sepasang luka dalam ruang yang sama.'

Di hadapan orang,
kita hanyalah manusia yang dituntut untuk tampil sempurna, terlihat baik-baik saja, kuat. -Dean Gino-

Di hadapan orang,
Kita tidak harus selalu terlihat kuat. Tidak harus selalu baik-baik saja. Tidak apa-apa untuk tidak baik-baik saja. Tidak apa-apa untuk menangis. -Jasmine Arunika-

Dalam hidup ini, suka dan duka bak sepasang sahabat. Selalu berjalan beriringan. Sebuah rotasi rasa dalam kehidupan yang akan terus berputar. Maka, Tumbuhlah bersama luka. Sembuhlah dari luka. Bersemilah dari luka. Sebab manusia yang kuat terbentuk dari rasa sakit.


No. #1 Yasmin Napper
No. #2 Giorgino Abraham
All Rights Reserved
Sign up to add 11.11 to your library and receive updates
or
#2pastelbook
Content Guidelines
You may also like
 HAZELA || REVISI!! by sweedzz_
24 parts Complete
Hazela oleh sweedzz_ Hazela Abraham lahir sebagai seorang kembar, tapi hidupnya tak pernah seimbang seperti seharusnya. Di antara dua wajah yang serupa, hanya satu yang selalu mendapat cahaya. Dan itu bukan dirinya. Sejak kecil, Hazela terbiasa menjadi bayang-bayang Bianca, saudara kembarnya yang sempurna, cerah, dan selalu dicintai semua orang. Termasuk oleh Samudra, lelaki yang Hazela panggil kekasih, namun tak pernah benar-benar membuatnya merasa menjadi satu-satunya. Setiap hari adalah perjuangan. Perjuangan untuk didengar, diperhatikan, bahkan sekadar diakui. Samudra selalu ada... tapi tak pernah untuk Hazela. Hatinya, langkahnya, dan keputusannya, semuanya selalu condong pada Bianca. "Kamu bisa ke kantin sendirian, kan?" Kalimat yang seharusnya biasa, tapi terdengar seperti tamparan ketika disampaikan oleh orang yang kau sebut rumah. Hazela tidak butuh dunia. Ia hanya ingin satu hal: dianggap penting, walau hanya sekali. Ia bukan meminta dunia. Ia hanya memohon tempat kecil di hati seseorang yang katanya mencintainya. "Jadiin aku prioritas kamu, Sa... sekali saja, sebelum aku tidur untuk selamanya." "Kamu prioritas aku, Zel... tapi sekarang, menjaga Bianca lebih penting daripada kamu." Ketika cinta menjadi luka, dan kehadiran menjadi beban, apa yang tersisa dari sebuah hubungan? Akankah kamu tetap bertahan mencintai seseorang yang tak pernah memilihmu? Hazel hanya punya satu permintaan sederhana sebelum segalanya terlambat: "Berikan aku kebahagiaan, sebelum aku pergi. Itu saja."
You may also like
Slide 1 of 8
【𝑾𝒊𝒍𝒍 𝑩𝒆 𝑴𝒊𝒏𝒆?】 cover
Savero Archandra || Haechan || END cover
Diary Elang cover
Cinta Itu Bernama Aleaa  [ ON GOING ] cover
 HAZELA || REVISI!! cover
MY BELOVED STAR (Discontinued) cover
ARGA cover
Buku Diary Dalam Rumah Kayu ( Tamat ) cover

【𝑾𝒊𝒍𝒍 𝑩𝒆 𝑴𝒊𝒏𝒆?】

25 parts Complete

》FOLLOW SEBELUM MEMBACA^^ ─────────────────── Syakila Auries, gadis yang sejak kecilnya sudah lebih dulu merasakan ketakutan dan mimpi buruk yang menghantui di setiap tidur nyenyak-nya. Seiring waktu berjalan dalam proses penyembuhannya, ia dipertemukan satu persatu seseorang yang merupakan bagian dari mimpi buruknya, datang kembali ke kehidupan gadis itu dengan tujuan yang sama. Bukan hanya sebagai obat penyembuh luka mimpi buruknya, tapi juga menjadi sang pemilik hati gadis tersebut. . . "Aku hanya berharap tidak ada luka lagi untukku." -Syakila Auries. ... "Jika aku tidak bisa memilikimu sebagai pasanganku, tolong jangan larang aku untuk tetap memilikimu sebagai.. sahabat, mungkin?" -Keanu Amorgatha Scaetc. ... "Mau lo jawab atau gak ya bukan masalah kok, yang paling utama itu lo bahagia, gue ikut bahagia Sya. Ayok senyumnya mana, cantik?" -Nathaniel Gionino. ... "Ku mohon maafkan aku, jika kembalinya aku adalah luka untukmu. Akankah aku masih bisa memilikimu?" -Angkala Samudra. Penasaran? Baca aja‿< ─────────────────── |Definisi Author| Jangan ganggu danau kalau gak mau diterjang habis sama buayaೄྀ࿐ Walau ceritanya bad, tetep jangan ada plagiat ya‿< Cukup hargain karyanya saja‿< ─────────────────── Dimulai : Samarinda, 16/02/22 Selesai : Samarinda, _/_/22