Love story with my Gus

Love story with my Gus

  • WpView
    MGA BUMASA 4,951
  • WpVote
    Mga Boto 236
  • WpPart
    Mga Parte 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Tue, Aug 27, 2024
"Pergi semua nya!!!" bentak Gus Nizar "para santri, ustadz dan ustadzah,tundukan pandangan kalian,saya tidak ingin mahkota calon istri saya terlihat oleh orang lain" lanjutnya lalu membuat semua orang di sana tercengang mendengar ucapan Gus Nizar Gus Nizar lalu mendekati Afifah yang sedang sesenggukan dengan menutup mata nya rapat" karena Afifah berposisi tidak memakai kerudung. ia melepas sorban nya lalu memberikan nya kepada Afifah "ambil dan pakai lah,tapi jangan menyentuh tangan saya,kita belum jadi mahram"titah nya sambil menyerahkan sorban kepada Afifah "Ma makasih Gus" ucap Afifah lalu pergi menjauh meninggalkan lokasi kegaduhan. "Dan kamu aida! ikut saya ke ndalem!" bentak Gus Nizar kepada aida, santriwati yang berani melepas paksa kerudung Afifah. 🌻 Start= 21-09-2022 Finish=? Hak cipta di lindungi oleh Allah SWT🙏
All Rights Reserved
#375
gusmuda
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • 10. Saktah
  • Bittersweet in Pesantren
  • Ya Umma Awlaadii 'NaZa' || On Going
  • Hug Me When Halal (END)
  • Al & El : Gus, atau Pengurus? | Lanjut After Married
  • Menantu Abi Umi
  • Nasyazhar || My husband in this world and the hereafter (HIATUS)
  • Takdir Cinta
  • Biasa tapi Rumit ✓

"Belajar apa hari ini Gus, dengan anak-anak?" "Tajwid. Anak-anak belajar Bacaan istimewa dalam al quran, bacaan gharib." "Kenapa membaca al quran harus dengan tajwid, Gus?" "Perintah Allah. Agar kita menjaga kemurnian Al quran, melafadzkan sesuai hak-hak hurufnya dan menjaga lisan agar tidak terjadi kesalahan yang mengakibatkan terjerumus perbuatan dosa." jawab seorang pria yang dipanggil Gus. Si Wanita yang bertanya tadi tersenyum simpul. "Sepertinya Gus, Perjalanan kisah kita akan serupa dengan salah satu makna bacaan gharib. Yaitu saktah. agar kita sama-sama menjaga kemurnian hati, menjaga hak-hak pribadi kita dan agar kita terhindar dari perbuatan dosa." Pria itu terdiam mencerna ucapan wanita yang duduk di seberangnya. "Saktah?" tanyanya dan Sang Wanita mengangguk. "Iya. Saktah. Aku yakin Gus lebih paham makna saktah. Kita perlu memberi jeda, berhenti sejenak, menekan ego kita sambil memikirkan apakah kita ini benar-benar yang terbaik untuk satu sama lain, setelah itu kembali kita teruskan." jelas Si wanita dan langsung beranjak dari tempat itu. Sang Pria masih duduk sembari menatap kepergian wanita yang pernah ingin dia nikahi. Senyum tipis tercetak di wajahnya, di tengah keramaian kota itu dia bergumam sendiri, "Kamu lupa, jika menemui tanda saktah, bukan hanya harus memberi jeda tapi juga harus menahan napas. Aku belum tau seberapa lama kemampuan manusia bisa menahan napas. Doaku, kamu segera kembali atau aku akan kehabisan napas karena terlalu lama mengamalkan saktah.".

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman