Rejjan - ZIO's PAPA!

Rejjan - ZIO's PAPA!

  • WpView
    Reads 8,499
  • WpVote
    Votes 604
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadComplete Wed, Dec 28, 2022
[Cerita pertama!] [Cerita ini murni hasil karangan sendiri] Semoga sukaa yaa!! ________________________________ Rejjan Araska Daren, laki-laki tampan yang ambis dalam dunia perkuliahan, malah harus ngurusin bocah ingusan? Apa?! Rejjan nikah muda? Pacarnya hamil di luar nikah? Tidak, Rejjan tidak seperti itu, Ia bukan mengurus anaknya sendiri, melainkan anak orang lain. Lantas anak siapa? _________________________________ Rejjan terkejut, karena merasa ada yang memeluknya dari belakang. Tetapi, mengapa hanya kakinya saja yang merasakan pelukan itu? "Papwa, Zio kangen papwa, kenapwa papwa nda pulang kelumah, Zio seneng bwanget bwica keemu papwa di cini, Zio cayang papwa". Oceh seseorang yang memeluk Rejjan, yang tak lain adalah bocah umur 3 tahun yang menyangka bahwa Rejjan adalah papanya. Rejjan semakin terkejut setelah mendengar ocehan kecil dari bocah itu, apalagi bocah itu memanggilnya papa. "Ehh saya bukan papa kamu, kamu siapa? Kenapa bisa disini? Dimana orang tua kamu? Aduhh nanti di cariin lagi, kan repot". Ucap Rejjan dengan nada paniknya. Kemudian bocah itu malah cemberut dan mulai mengoceh lagi. "Papwa kwok gityu? Zio kan anak papwa, tadi Zio sama bundwa, tapi bundwanya nda tawu kemana" "Aduhh, nama bunda kamu siapa? Pake baju warna apa? Rumah kamu dimana?". Ucap Rejjan sambil celengak celinguk melihat sekitar, barang kali ada orang tuanya. ________________________________ Yap, Itulah anak yang harus di urus oleh Rejjan, kira-kira siapa ya orang tua si bocil? Apakah Rejjan akan sanggup mengurus bocil 3 tahun sambil kuliah? Akankah bocil itu akan bertemu kembali dengan orang tuanya? Atau malah di urus Rejjan sampai gede? Kita lihat saja nanti. Cover by pinterest Ini murni hasil karangan penulis yaa, kalo ada kesamaan mungkin cuman kebetulan aja. No plagiat ya!! Kalo suka? ya baca aja, kalo ga suka? Ya udah ga usah baca! 21 september 2022 - 28 Desember 2022 -StrwnggerJune aRurunie.rd.30
All Rights Reserved
#8
semogasuka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝙄𝙧𝙧𝙚𝙥𝙡𝙖𝙘𝙚𝙖𝙗𝙡𝙚 - Sehun x Yoona ✔️
  • CAPTEN BASKET MILIK SASKIA [TAMAT]
  • Whispers in the Blood
  • TWO DIFFERENT PROPERTIES || on going (revisi)
  • MY M3SUMM Boyfriend (COMPLETE)
  • Ratapan seorang JONES!
  • Terima kasih Imajinasi [end]
  • ★BABY ZION★
  • Become Baby Boy✓

‼️F I K S I‼️ 𝙄𝙧𝙧𝙚𝙥𝙡𝙖𝙘𝙚𝙖𝙗𝙡𝙚 (adj) : tak tergantikan 🍀🍀🍀🍀🍀 "Buat Kakak," ucap seorang wanita muda mengeluarkan sebuah amplop putih yang tercantum nama sebuah rumah sakit. "Buat aku? Rumah sakit? Kamu sakit?" tanyanya yang dibalas gelengan kepala oleh sang kekasih. Angkasa mengernyitkan keningnya, tangannya meraih amplop tersebut dan membukanya. Seketika wajahnya berubah pias seolah darah direnggut paksa dari wajahnya hingga membuat pucat sempurna seiring iris kembar legamnya menelusuri deretan kata yang tertera diatas kertas putih tersebut. "Aku hamil, Kak. Kata dokter anak kembar dan umurnya sudah 3 minggu." Seiring kalimat itu terucap, nadanya merendah hampir tak terdengar kalau Angkasa tidak memberi fokus padanya. "Gimana bisa? Senja, kita baru ngelakuin itu sekali. Enggak mungkin langsung jadi. Senja, bilang sama aku. Ini bukan anak aku kan?!" "Bukan anak kamu? Kakak nuduh aku ngelakuin itu sama orang lain, iya?" "Gak mungkin. Keluargaku gak punya keturunan kembar. Gak mungkin itu anak aku, Senja! Bilang sama aku, siapa yang udah menghamili kamu?" Setetes air terjun bebas dari pelupuk mata. Hatinya terluka begitu dalam sebab kalimat yang terucap bagaikan belati yang menyayat setiap lapisan hatinya. Senja sama sekali tidak pernah menyangka jika kalimat itu terucap dari bibir pria yang kerap kali menyatakan besarnya cinta yang dimiliki untuknya. Lantas apa sekarang? Dimana rasa cinta yang selalu digaungkan di telinganya itu? Bahkan Senja mendadak kehabisan kata. Senja seperti tak mengenal sosok didepannya. Asing. "Gugurin. Kalau kamu masih cinta sama aku, gugurin. Aku bakalan tetap menerima kamu asal kamu gugurin kandungan kamu." Kalimat terakhir yang Senja dengar sebelum kaki jenjangnya membawa tubuhnya melangkah pergi dari hadapan pria yang dicintainya itu tanpa ada niatan menoleh sedikitpun ke belakang meninggalkan Angkasa yang masih diam seribu bahasa tanpa berniat mengejarnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines