Setelah lulus dari sekolah, agny riqaya merasa ada yang tidak beres dengan dirinya, apalagi pikirannya yang semakin kacau. Ia melakukan cuci tangan berulang, mandi yang lama hingga berjam-jam dan hal-hal lain yang ia lakukan seperti semacam melakukan tuntutan ritual. Agny semakin depresi setelah orangtuanya tau ada yang tidak beres dengan anaknya. Alih-alih mendukung dan sadar akan agny yang butuh bantuan psikologis, orang tua agny malah semakin menuntut dan menyalahkan kondisi agny sendiri.
Mulai saat itu jarak yang sudah ada di antara mereka kini bertambah, kamar menjadi tempat favorit agny di rumah. Sunyi, sepi. Tempat di mana agny bisa merenungkan banyak hal, menyendiri, menangis, tertawa, atau bahkan bahagia saat mendengarkan musik di earphonenya.
Terasa terkurung dalam labirin yang sempit, ruang kotak yang sesak, riuh suara menggema berkumpul menjadi satu.
Agny hanya mau meruntuhkan jalan buntu yang ada dan mencari jalan keluar dari masalahnya. Gangguan apa yang sebenarnya yang di alami agny?
Enjoy the story!
Alur maju-mundur
Update seminggu sekali ya guys!
@annswddoo_
Ketika kau terlahir dan menemukan dirimu sangat-sangat dibenci oleh keluargamu sendiri. Kau pasti akan bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi. Mengapa aku dibenci? Kesalahan apa yang telah kuperbuat hingga mereka membenciku?
Gadis dengan bola mata birunya itu ternyata tidak terlahir dengan takdir yang bagus. Ia harus bersabar menghadapi semua lelucon takdir hingga menunggu kapan semua ini berakhir. Hanya itu yang bisa ia lakukan 'Menunggu yang namanya indah pada waktunya'
Namun tak ayal semua yang ia tunggu tak pernah kunjung memberikannya sepercik harapan. Hanya ada sebuah kekosongan yang semakin lama terus melebar. Membuat dirinya hanya diam di jurang yang sama, hingga membiarkan jurang itu semakin lama semakin mendalam. Membuat dirinya terjabak, kembali lagi menunggu sepercik harapan untuk mengeluarkannya
Tetap tersenyum walaupun lukanya kian bertambah. Tak suka jika harus orang terkasihnya mengetahui masalahnya. Walaupun gadis itu sadar bahwa masalah ada untuk diselesaikan Bersama, namun dikasusnya Ia hanya ingin menyelesaikannya seorang diri
Bagaimanapun juga ia lebih memilih menjadi sebuah lilin yang membakar habis dirinya untuk kebahagian orang lain. Dari pada harus menjadi kobaran api yang merusak semuanya
Thanks for reading guys
Kalau penasaran yuk baca ceritanya. Jangan lupa like and comment. Byee