SPOILER
  • WpView
    LECTURES 7,169
  • WpVote
    Votes 1,310
  • WpPart
    Chapitres 30
WpMetadataReadEn cours d'écriture4h 35m
WpMetadataNoticeDernière publication dim., déc. 25, 2022
KIEV tiba-tiba bisa melihat spoiler kejadian yang akan datang lewat proyektor tua milik kakeknya yang dia bawa ke pameran Klub Film sekolah. Awalnya menyenangkan, sampai akhirnya Kiev melihat spoiler kematian Jonathan, guru pembina Klub Film Levinema. Karena merasa janggal, Kiev berusaha memecahkan misteri itu. Namun, satu persatu spoiler lain muncul dan mulai mengancam Kiev dan teman-temannya-termasuk Dinka, saingan Kiev di pemilihan Ketua Levinema. Bisakah Kiev menghentikan semuanya sebelum terlambat?
Tous Droits Réservés
#734
sekolah
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Mawar Terakhir | (COMPLETED)
  • The Maze Runner Fanfiction
  • ESCAPE: Tale of Obsession and Longing
  • Run Away
  • Pengagum Rahasia
  • Eyes Contact [Jefri Nichol]
  • Rodavlla Samiera University: The Unreliable |Completed|
  • Thorn of the Silver Crown
  • Untitled Dream

Maysarin × Esra Wildan (karya 1) ----- 7/11/2023 - 13/1/2024 ----- Masa kecil Maysarin tidak indah seperti orang lain. Disaat dia dilayan buruk oleh ibu kandungnya sendiri, ada orang asing yang sanggup menghulur tangan untuk membelanya dengan baik. May tiada pilihan sebaliknya terima huluran tersebut lalu pergi jauh tinggalkan dukanya. Setelah meningkat dewasa, May kembali untuk tuntut haknya sebagai anak. Kehadiran Esra Wildan yang mengaku kenal dia sedari kecil membuahkan rasa ingin tahu dalam hati Maysarin. Siapa lelaki itu? Kenapa dia tiada memori tentang lelaki itu? "Awak siapa Es? Saya betul-betul tak ingat. Cerita lah detail lagi, mana tahu saya boleh ingat." - Maysarin "Itu tugas awak untuk ingat semula, saya tak akan bagitahu." - Esra Wildan. Cis! Lelaki itu memang banyak helahnya. Namun sedikit sebanyak sikap santainya buat May jadi selesa. Mereka kahwin dan hidup bahagia tanpa gangguan sebaliknya kisah silam yang terbongkar satu demi satu membuatkan May jadi rapuh. Dia boleh jatuh terduduk bila-bila masa sekiranya tiada Esra dibelakangnya. Kematian orang yang baik dengannya membuatkan May jadi semakin berani melangkah ke depan. Namun pahit untuk ditelan, musuh sebenar adalah darah dagingnya sendiri. "Kau ni May memang lahir untuk hidup malang. Tuhan pun benci anak haram macam kau. Takdir? Takdir kau balik-balik buat orang yang dekat dengan kau mati dan kau akan dicaci maki sebab berpunca dari kau. Seperti sekarang ni lah, aku maki kau sebab kau buat ayah kau mati." - Puan Amelia "Bila fikir balik kan... May ni memang bawa sial." - May "Tiada orang yang lahir malang ke dunia. Tiada orang yang hidupnya bawa sial. Apapun yang terjadi, kita sebagai hamba-Nya harus berpegang pada takdir. Ajal maut bukan urusan kita." - Esra Ah! Andai saja lelaki itu bukan suaminya pasti sekarang dia sedang terkontang-kanting bertahan sendiri.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu