Story cover for Melati by akarmatahari19
Melati
  • WpView
    Reads 10,661
  • WpVote
    Votes 308
  • WpPart
    Parts 13
  • WpView
    Reads 10,661
  • WpVote
    Votes 308
  • WpPart
    Parts 13
Ongoing, First published Sep 22, 2022
Mature
18+ (UNTUK DEWASA, ANAK DIBAWAH UMUR DIHARAPKAN UNTUK TIDAK MEMBACA CERITA INI)

Ini kisah cinta 3 manusia di Balakanda, di Hindia Belanda.

Melati, gadis muda yang masih polos dan belum mengenal dunia.
Sahlan, anak muda dengan gelora api dan rasa cinta yang meletup-letup.
Sebastian, pemuda Belanda anak pemilik perkebunan tebu di Balakanda, si idealis di tanah jajahan. 

Kisah yang merangkum gejolak cinta anak muda yang tak terkendali. Bagaimana hasrat, gundah, sukacita, duka, rana dan asa , berkelindan erat, memasung mereka bertiga.
All Rights Reserved
Sign up to add Melati to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 8
Paradigma cover
Janji Seribu Bulan ✓ cover
Feel the Same (Finish)  cover
Gundik cover
Tiga Putri cover
Cinta yang Tak Dibagi, Tapi Dimiliki Bersama cover
Forgetting Not Forgotten cover
LaRa Universe | Tiga Hati, Satu Rumah cover

Paradigma

25 parts Ongoing

Riette von Lindmann mendapat surat pindah tugas ke Malang. Baginya sangat tidak masalah karena di mana pun berada tempat itu pasti berada dalam kendalinya. Sampai suatu saat Riette menangani kasus pribumi yang sayangnya membuat Riette terjerat pada sikap impulsif dan menginginkan gadis itu seutuhnya. "Namamu Siti?" "Udah gue bilang nama gue Kaluna, bukan Siti!" *** Kaluna Nareswari, seorang mahasiswi yang berniat menghabiskan liburan semester di kampung halaman tiba-tiba mengalami kejadian spektakuler. Kereta api yang ditumpangi membawanya pergi ke Malang, tapi bukan di tahun 2025 melainkan tahun 1936. Sadar jika dirinya terlempar di masa kolonialisme, Kaluna mulai bertahan hidup dan berusaha memperkaya dirinya sendiri. Sayangnya, sifat serakah itu membuahkan hasil yang buruk pula. Kaluna harus berurusan dengan seorang Mayor yang tampan dan gagah, sehingga memancing sifat serakah timbul dari yang seperlunya. Jika biasanya para orang tua melempar anak gadis menjadi nyai demi sekantong gulden, tapi itu tidak berlaku bagi Kaluna. Tidak perlu dilempar karena Kaluna telah terjatuh dalam pesona pria Belanda. Dapatkah ia mewujudkan keinginannya menjadi seorang nyai di tengah gempuran masyarakat yang mengutuk setiap wanita pemuja pria Belanda? *** © solche/vanji