Hemos actualizado nuestras Pautas de Contenido.
Consulta las pautas más recientes para seguir compartiendo historias de forma segura.
Sibling Rivalry

Sibling Rivalry

  • WpView
    LECTURAS 13
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, sep 23, 2022
"Saranghae Na Ra." "Hah?" Mataku membulat dengan pengakuan Mike saat ini. Rasanya ada sesuatu yang memukul jantungku. Aku refleks menatap wajahnya yang samar-samar terlihat seperti siluet karena penerangan yang temaram. Meski hanya terlihat siluet kuakui Mike termasuk ke dalam kategori laki-laki tampan. Terlepas dari sikap usilnya, dia merupakan tipikal laki-laki idaman. "Will you be my real girlfriend?" ucapnya seraya menatap wajahku dan memegang kedua pipiku. Sekali lagi ia mengecup bibirku. "So?" tanyanya seraya menautkan kedua alis tebalnya. *** Setelah acara pengungkapan perasaan Mike padaku, aku mulai menghindarinya. Entahlah aku bingung. Tanpa sengaja tubuh ini menabrak seseorang hingga bokongku menyentuh lantai. "Aw!" Sungguh rasanya sakit. "Mianhe, kau baik-baik saja?" ucap seorang laki-laki seraya mengulurkan tangannya. Mata ini melebar dan jantungku berdetak dengan kencang saat menatap laki-laki yang ada di hadapanku sekarang. Oppa? DIA benar-benar Seung Jo oppa, laki-laki yang telah merebut separuh hatiku. Jantungku memompa darah dengan kecepatan tinggi. Mimpi! Ini pasti hanya mimpi. Mana mungkin Seung Jo oppa di Seoul? Setelah empat tahun tanpa kabar? *** Ya inilah kisahku, kisah cinta remaja yang penuh intrik dan drama. Rasanya diri ini seperti hidup di dalam drama Korea. Semesta selalu bercanda. Kenapa ia mesti mencandaiku saat ini? Dua laki-laki yang ada di hadapanku saat ini benar-benar membuatku bingung. Kenapa semesta membuat dua kakak beradik ini menyukaiku? Aku ingin segera keluar dari rasa sesak yang menggerogoti hatiku saat ini. Kenapa ya Tuhan? Kenapa aku harus berada dalam situasi rumit ini?
Todos los derechos reservados
#7
koreannovel
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • 𝙄𝙧𝙧𝙚𝙥𝙡𝙖𝙘𝙚𝙖𝙗𝙡𝙚 - Sehun x Yoona ✔️
  • MY HEARTBEAT COMPLETED
  • MORALLESS
  • King of Demigod : Into The New World
  • TRIPLE J |JenoJaeminJisung|
  • I'm Hurt (Sehun - Jieun) (✔)
  • Under Shades ✓
  • nyaman-jjk
  • My (boy) Friend | Bbyu Vol.1
  • DeaSea

‼️F I K S I‼️ 𝙄𝙧𝙧𝙚𝙥𝙡𝙖𝙘𝙚𝙖𝙗𝙡𝙚 (adj) : tak tergantikan 🍀🍀🍀🍀🍀 "Buat Kakak," ucap seorang wanita muda mengeluarkan sebuah amplop putih yang tercantum nama sebuah rumah sakit. "Buat aku? Rumah sakit? Kamu sakit?" tanyanya yang dibalas gelengan kepala oleh sang kekasih. Angkasa mengernyitkan keningnya, tangannya meraih amplop tersebut dan membukanya. Seketika wajahnya berubah pias seolah darah direnggut paksa dari wajahnya hingga membuat pucat sempurna seiring iris kembar legamnya menelusuri deretan kata yang tertera diatas kertas putih tersebut. "Aku hamil, Kak. Kata dokter anak kembar dan umurnya sudah 3 minggu." Seiring kalimat itu terucap, nadanya merendah hampir tak terdengar kalau Angkasa tidak memberi fokus padanya. "Gimana bisa? Senja, kita baru ngelakuin itu sekali. Enggak mungkin langsung jadi. Senja, bilang sama aku. Ini bukan anak aku kan?!" "Bukan anak kamu? Kakak nuduh aku ngelakuin itu sama orang lain, iya?" "Gak mungkin. Keluargaku gak punya keturunan kembar. Gak mungkin itu anak aku, Senja! Bilang sama aku, siapa yang udah menghamili kamu?" Setetes air terjun bebas dari pelupuk mata. Hatinya terluka begitu dalam sebab kalimat yang terucap bagaikan belati yang menyayat setiap lapisan hatinya. Senja sama sekali tidak pernah menyangka jika kalimat itu terucap dari bibir pria yang kerap kali menyatakan besarnya cinta yang dimiliki untuknya. Lantas apa sekarang? Dimana rasa cinta yang selalu digaungkan di telinganya itu? Bahkan Senja mendadak kehabisan kata. Senja seperti tak mengenal sosok didepannya. Asing. "Gugurin. Kalau kamu masih cinta sama aku, gugurin. Aku bakalan tetap menerima kamu asal kamu gugurin kandungan kamu." Kalimat terakhir yang Senja dengar sebelum kaki jenjangnya membawa tubuhnya melangkah pergi dari hadapan pria yang dicintainya itu tanpa ada niatan menoleh sedikitpun ke belakang meninggalkan Angkasa yang masih diam seribu bahasa tanpa berniat mengejarnya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido