Renjana Ninda

Renjana Ninda

  • WpView
    LECTURAS 17
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContenido adultoConcluida vie, sep 23, 2022
Beberapa detik dengan suara hati yang random , nyeletuk beralih sendu , di keramaian merasa nestapa , merasa rindu , merasa tidak ingin siapapun, merasa bahagia dari hal sederhana. Ini manusia, begini ternyata menjadi manusia.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Hanya Rindu Dan Trauma
  • Diary
  • Disegala Renungan
  • Waktu Bagian Semesta
  • ABSURD QUOTES I
  • Almost.
  • Just Words
  • Lelaki Berdada (Ketika Cinta Tak Direstui Tuhan)
  • Segala Tentangmu ❝

Aku hanya rindu bukan cinta hanya karena trauma ini aku tak lagi mempercayai lagi apa itu arti cinta jangan memulai dengan membawa luka lama, kembali lah dengan versi terbaik dan luka itu benar-benar kau sembuhkan dengan waktu ./ deary .. Dalam senyap malam yang kelabu, Rindu menyelinap seperti bayang, Mengisi ruang hati yang kosong, Mengusik luka yang belum sembuh. Rindu itu, seperti angin sepoi, Menyentuh lembut namun menusuk, Mengingatkan pada senyum yang hilang, Pada tawa yang kini tinggal kenangan. Trauma itu, seperti duri, Mengakar di dalam jiwa yang rapuh, Menggores setiap ingatan, Menghantui setiap detik yang berlalu. Malam-malam panjang tanpa bintang, Kusandarkan hati pada sepi, Menganyam harap di antara kelam, Berharap rindu dan trauma berakhir. Namun, rindu tak pernah lelah, Terus mengalun dalam hening, Sementara trauma tetap berbisik, Mengiringi setiap jejak langkahku. Dalam pertemuan bayang dan luka, Ku mencari cahaya di ujung jalan, Meski perih, meski berbalut duka, Aku percaya ada akhir dari rindu dan trauma.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido