Keluarga Till Jannah

Keluarga Till Jannah

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 11, 2024
Hidup bagaikan role coaster, ada dimana kita akan merasakan hidup begitu cobaan dan suatu saat merasakan kebahagiaan. [Budayakan Follow ya teman-teman sebelum membaca, terimakasih >_<] Kehidupan lika liku keluarga zahra dimulai semenjak ia lahir di dunia ini. Bagaimana bisa? Seorang bayi yang baru saja lahir sudah memiliki cobaan yang begitu berat? Paman Zahra bersama istrinya berusaha untuk membunuh Zahra ketika ia masih bayi. Tapi beruntungnya Ibu Zahra segera menyelamatkan Zahra dari upaya pembunuhan itu. Hal itu bukanlah kejadian satu kali dua kali melainkan hal itu sudah di rencanakan dan berhasil dilakukan saat Ibu Zahra mengandung kakak laki-laki dari Zahra. Ibu Zahra yang diberi makanan dan berisikan sihir (santet) sehingga kakak Zahra lahir dalam kondisi keracunan dan meninggal di tanggal 20-07-2000, tentu saja ibu Zahra sangat terpukul akan kepergian kakak Zahra, dan memutuskan untuk tidak hamil dahulu hingga di tahun 2003 ibu Zahra diberi rezeki untuk hamil kembali. Ibu, ayah dan Zahra sudah menjadi sasaran empuk dari paman dan bibi Zahra (adik ayah Zahra) untuk dibunuh melalui ilmu hitam (santet) ibu zahra yang tubuhnya semakin kurus, tapi diberikan keajaiban untuk hamil Zahra sungguh kebesaran Allah SWT kepada hambanya. Ayah Zahra seorang manager pegawai BUMN tiba-tiba resign karena sakit keras yang tidak wajar saat Zahra menempuh bangku SD. Kondisi itu menjadikan Zahra yang tiba-tiba hidup enak dan berlebih, ibu semakin membaik kondisinya lalu harus bekerja keras ikut membantu ibunya mencari uang dengan berdagang nasi kuning keliling. Kehidupan lika-liku Zahra pun dimulai dari sini Lalu bagaimana kelanjutannya? Jangan lupa untuk terus stay tune dan membaca "Keluarga Till Jannah" kisah nyata kehidupan seorang anak perempuan dari keluarga kecil yang tinggal di daerah Jawa Timur. [Budayakan untuk follow terlebih dahulu lalu membaca, terimakasih!]
All Rights Reserved
#317
realita
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • the best choice
  • Imam Untuk ZAHRA [Sudah Revisi]
  • PERJODOHAN GUS & NING || ON GOING
  • Thank You Zahira (SUDAH TERBIT)
  • PILIHAN ZAHRA
  • Ketika pilihan Allah menjadi pilihan hati
  • Zahra's Life
  • reminisce before I go

Assalamualaikum guys "Assalamualaikum ma Zahra pulang,"sapa Zahra. "Dari mana aja kamu?!"tanya mama mengintrogasi. "Ya dari jalan-jalan ma.Pake nanya lagi,"balas Zahra santai. "Pokoknya besok pagi kamu mama sama papa antar ke kepondok titik!"tegas mamanya. "Zahra ga mau mondok lagi!"bantah Zahra. "Ga ada penolakan itu sudah keputusan mama!"tegas mamanya. CTANG Suara pintu pintu yang di banting keras siapa lagi klo bukan Zahra.Gadis yang sekerap di sapa Zahra dengan nama lengkap Queen Aurora Azzahra,gadis tomboy yang memiliki watak keras kepala, susah diatur dan selalu ngebantah ucapan siapapun.Dipaksa mondok selama 6 tahun atas ke inginan sang mama. kisah Zahra di mulai saat dia masuk pondok tingkat aliah,kisah cinta yang tak pernah terbesit dalam otaknya akan menjadi seperti ini jalannya.menikah muda dengan seorang ustad muda nan tampan bukanlah keinginannya. Namun, tak takdir berkata lain di pertemukannya dua insan untuk saling melengkapi segala kekurangannya.Pilihan yang terbaik mungkin kata itu dapat menyimpulkan semuanya. Seorang ustad yang melamar sang pujaan hati ketika masih sekolah.Dia Fakhri dengan nama lengkap Hafizhan Fakhri ananta seorang ustad muda nan tampan.ustad sering di kenal ustad paling cool seluruh pondok tapi aslinya mempunyai watak lembut dan penyayang. "Zahra belom siap buat nikah muda ma,"rengek Zahra. "kamu jalani aja dulu mata tau itu pilihan yang baik buat kamu,"saran mamanya gimana penasaran ga sama cerita kedepannya.yuk baca sampai selesai ceritanya jangan sampai ketinggalan ya.... selamat menikmat.....

More details
WpActionLinkContent Guidelines