Arlan Akeno Saputra. Cowok berusia 20 tahun, mahasiswa jurusan informatika.
Arlan paling malas berurusan dengan yang namanya cinta setelah di selingkuhi mantan pacarnya kala SMA dulu, juga keegoisan ibunya membuat Arlan sangat menjauh dengan yang namanya perempuan.
Namun alih-alih pemikiran buruknya soal perempuan membuatnya berubah pikiran, setelah bertemu perempuan yang menurutnya sangat berbeda dengan wanita lain nya.
Apakah perempuan ini bisa mengubah hidupnya?
"Gue emang ga ngerasain apa yang elo rasain. Cuman.... Jangan pernah berfikir aneh-aneh soal kehidupan Lo. Kehidupan ini luas, Lo punya banyak hal yang perlu Lo lakuin selain meratapi kesedihan didunia yang sementara ini."
Kata-kata yang tidak akan pernah Arlan lupakan, serta menjadi motivasi yang membuat hidup nya berubah menjadi ceria seperti dulu lagi.
Namun kala itu. andai saja semua tidak terjadi, Mungkin rasa sesal dan kesedihan tidak mengelabui dirinya.
Sayang nya....
Kini kehidupan gelap itu datang kembali...
Di kehidupan Arlan, lagi.
Untuk selamanya...
‼️Di cerita ini kadang ada kata yang kasar‼️
Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee..
Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing?
Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri.
Namun hidup selalu punya kejutan.
Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh.
Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai?
Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru.
Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal.
Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi."
Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?"
Alegra menyeringai. "Takdir."
Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..