Queen and Princess

Queen and Princess

  • WpView
    Reads 151
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 19, 2024
Katanya sebagai kakak itu yang paling mandiri dan bisa diandalkan. Katanya adik perempuan pasti lebih manja, apalagi dia adik satu-satunya. Gimana kalo itu dibalik? Kakak perempuan yang manjanya sampai ngalah-ngalahin aktris terkenal dengan adik perempuan yang kalem dan sabar menghadapi tingkah kakaknya? "Kak, mau makan apa?" Tanya Faira sebagai adik. "Emm... Terserah lu aja deh." Jawab Ayse sebagai kakak. "Gimana kalo makan nasi Padang? tuh warungnya deket." "Gak mau ah. Nanti gendut. gak kayak kamu yang aktif olahraga. Jadi badan masih tetep kurus." "Pecel lele? mau?" "Gak deh. Cari yang kekinian dong, Fai." "Kalo gitu gimana kalo di Cafe yang biasa. Jaraknya lumayan deket sih." "Cari yang paling deket aja deh. Eh makan bakso yuk. Tuh deket." Ayse jalan duluan. "Katanya terserah gue... Katanya kekinian... Terus sekarang 'pa maksud?" Faira cuma bisa bergumam sambil elus dada. Dengan tingkah mereka yang terbalik, mereka saling menyayangi dan selektif dalam memilih calon adik/kakak ipar mereka. Bisakah para lelaki mendapatkan salah satu dari mereka tanpa harus merasakan penolakan yang kejam?
All Rights Reserved
#79
adikkakak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ADIKARA ELUSIF (END)
  • Are We Brother's ? - [boynextdoor] TERBIT✓
  • HAZKI ; Danendra's Little Angel [✓]
  • Ada Cinta di Kota Gudeg
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • Senyawa Abu-abu { F I N I S H }
  • MFS ✓
  • Cewek Agresif VS Cowok Polos (TAMAT)
  • Become Baby Boy✓

Baca DeKaNa terlebih dahulu, ini S2 nya DeKaNa🔥 "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25

More details
WpActionLinkContent Guidelines