Terjebak Pusaran Waktu

Terjebak Pusaran Waktu

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 21, 2022
Hidup adalah perjalanan, berjalan mengelilingi sebuah waktu yang hasilnya hanya berkeliling di pusaran waktu itu. Dalam kamus ku yang aku buat, aku seperti berhenti di dalam sebuah jalan, yang kunamai pusaran waktu ini, aku terjebak dalam pusaran waktu ini. Hingga ku tahu sebuah titik hitam di tengah pusaran yang aku lalui kini, menjadi titik temu hanya bisakah aku melewati jebakan itu. " Kau tahu aku butuh waktu untuk berfikir, aku hanya ingin tahu bagaimana pusaran ini bisa berhenti ", ucapku. Salam manis, Zenzarzz #pusaran#waktu#pusaranwaktu#kehidupan#cinta
All Rights Reserved
#309
perjalanan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Narasi patah hati
  • My Destiny
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • What And or End Why
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • After Such A Long Time (Hiatus)
  • Yang Pernah Patah
  • Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah
  • Titik Yang Benar
  • Our Journey To Love

Pernikahan yang ada di depan mata hancur berantakan dalam semalam. Mimpi, cinta, usaha dan segala hal yang selama ini ia tapaki seolah runtuh bersama dengan pengkhianatan yang ia terima. Mahika tak pernah menyangka hidupnya yang adem ayem akan mencapai titik klimaks rasa kecewa di usia dua puluh dua. Sikap optimis yang mendarah daging dalam dirinya tak lagi bersisa selepas malam itu. Tak lagi ada setitikpun cahaya yang bisa ia lihat ketika bangun di pagi hari. Cintanya selama dua tahun kandas di saat mereka harusnya tengah berbahagia. Bagaimana bisa dunia sekejam itu padanya? Narasi-narasi patah hati berkumandang nyaring sekali, menyambut kegagalan akbarnya yang mematahkan hati ; sepatah-patahnya. Mahika hancur, lebur dalam keping-keping rasa sakit yang tiada henti menikam, meluluh-lantahkan sedikit harga diri yang ia genggam. Luka itu terlalu dalam hingga ia meragu ... bertanya-tanya diantara isak tangis yang ia untai di depan Tuhan yang maha kuasa. Pasca rasa sakit ini, apakah ia akan bisa kembali jadi Mahika seperti sebelumnya? Apakah akan ada masa dimana ia percaya lagi pada cinta? Dan apakah ada di luar sana, setidaknya satu saja ... satu saja manusia yang bisa ia genggam tangannya tanpa menyakiti ataupun mengkhianati? (PERHATIAN ‼️ BEBERAPA PART DALAM CERITA INI SUDAH DI HAPUS OLEH PENULIS DAN BISA DI BACA DI KARYAKARSA. TERIMAKASIH.)

More details
WpActionLinkContent Guidelines