Nice to Meet You, Marselino!

Nice to Meet You, Marselino!

  • WpView
    Reads 244
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 16, 2022
Bertemu denganmu merupakan kebahagiaan tersendiri yang pernah ada di hidupku. Warningg!!! Haii semua, terimakasih sudah mau mampir dan baca cerita aku. Vote dan komentar dari kalian sangat berarti bagi cerita ini yaa. Cerita ini hanya fiktif belaka dan murni dari pemikiran author. Jadi apabila ada kesamaan dan kesalahan nama, tempat atupun kejadian author mohon maaf. Thank You
All Rights Reserved
#52
rekomendasiceritawattpad
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Secangkir Teh
  • Rekomendasi Cerita Wattpad
  • Grimore ( The Book  Magic And The Last Heir)
  • Dandelion [Completed]
  • Garis Takdir Bad Girl
  • Friendzone?
  • My Brother Older Marselino Ferdinan (Timnas Indonesia) - [Slow Update]
  • Cinta Sang Prajurit (END)
  • Impian Yang Selama Ini Kini  Menjadi Kenyataan (SUARA HATI FSAA)

Bismillah semoga cerita ku bisa menghibur kalian ya teman-teman. Dan sebelum baca follow dulu ya biar nggak ketinggalan update terbaru dari aku Pertemuan ku ditaman itu membuat teringat akan apa yang pernah ia perbuat pada ku dan ibu ku menjadi kan goresan luka dihati ku akan kata kata yang mereka ucapkan tapi tetap ada rasa terima kasih ku atas apa yang mereka berikan pada ku saat itu. "Pergi kalian dari rumah ku tidak usah kalian injak kan kaki kalian lagi disini kalian sudah tak dianggap lagi"ujar nya pada ku dan ibuku membuat air mata lolos dari pelupuk mata nya membuat hati ku sakit tapi kenapa rasa nya lidah ini kelu untuk menjawab apa yang dikatakan nya Padahal selama ini aku dan ibu ku selalu ada dipihaknya kenapa itu yang ia katakan pada kami Segitu rendah kah harga diri kami bisa dia lakukan seenak nya Kembali..... "Aku takut jika harus mendengar nama itu dan tempat itu lagi membuat ku punya rasa dendam jika harus mendengar nya lagi bahkan bertemu orang orang seperti itu aku sudah tak sanggup lagi mas"ujar ku menangis dalam pelukan hingga baju nya basah karena berapa banyak air mata yang ku keluar kan. "Menangis lah sebanyak kamu mau dek,mas akan disini bersama mu agar kamu tidak takut lagi "ujar nya masih memeluk ku

More details
WpActionLinkContent Guidelines