The Pain of Yesterday

The Pain of Yesterday

  • WpView
    Reads 246
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 50
WpMetadataReadComplete Sat, Nov 26, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
"Mackenzie akan menjadi suami yang sempurna." Ibu berkata sebelum aku melangkah ke altar. "Ia tampan, bertanggung jawab, pekerjaannya mapan, dan yang paling penting ia mencintaimu. Ibu bisa melihat itu. Tapi..." Ia menekankan. "Sesempurna apapun manusia, pasti ada kekurangannya. Jika suatu hari nanti kau menemukan kekurangan suamimu, jangan menyesali keputusanmu hari ini." Apakah aku menyesali keputusanku untuk menikahi Mackenzie Pambudi? Mustahil! -Stella- . . . Aku beruntung karena Stella menerima lamaranku. Sudah kuputuskan untuk menghabiskan sisa hidupku bersamanya. Tidak peduli seperti apa penilaiannya tentangku di kemudian hari, cukuplah saat ini ia tahu aku sempurna baginya. -Mack-
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MINE; TAHAP REVISI
  • Marsella (1)
  • Not A Perfect Husband ✔
  • A Little Foolishness (END) - PINDAH KE KUBACA
  • My Perfect Husband
  • You Without Me
  • Cinta Luar Biasa (End)
  • Dear Future (new version)
  • SUATU HARI

T A H A P R E V I S I Pernikahanku, berawal dari tempat mematikan. Baiklah, akan ku ingat jelas jelas bagaimana pertemuan kami. "Menabraknya, lalu ia marah dan aku yang kabur, membuat semua berantakan". Gadis yang paling badung dikelas sepertiku, memiliki keterbatasan mental saat berada di 'bar' Tapi malam itu, aku bersama sahabatku menuju bar, dan bertemu dengan pria yang akan menjadi pasangan hidupku. "Aku akan mencintaimu, dengan alasan sudah tidur denganmu tadi malam" -Hendrick

More details
WpActionLinkContent Guidelines