Haruki.
  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 29, 2022
Pada sore itu, bunga sakura bermekaran. Hanae duduk di bawah pohon sakura besar di atas bukit, tempat ternyamannya. Kehidupan yang dialaminya saat ini membuatnya menjadi lebih sering termenung, "nenaa" panggil seseorang, Hanae langsung melihat sekitar, saat ia menoleh 15 meter dikirinya, ia melihatnya dan butiran butiran air keluar dari matanya yang indah. dia seseorang yang ia rindukan, seseorang yang tidak pernah ia lupakan selama ini, seseorang yang dia tidak pernah tahu dia siapa dan dari mana asalnya, seseorang yang selalu menemaninya bermain saat ia kecil tetapi rupanya tidak pernah berubah.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nee
  • Instagram Sakura [Tamat]
  • Holiday before the wedding
  • JUST BE MY LAVENDER(SASUHINA)-END
  • Aku atau dia (TAMAT)
  • Rest Area
  • My Love (selesai)
  • I N F E R N O  | (NaruSasu)
Nee

Bunga sakura mekar dengan indahnya mengingatkanku pada seseorang. Entah apa yang kupikirkan, aku hanya teringat sebuah kisah cinta yang pernah kualami di negeri sakura ini. Rasa cemburu, sakit hati, sayang, rindu, semua kualami ketika mengenal orang itu. Sebuah kenangan bersama orang yang ku idolakan sejak lama. Pernah berfikir mustahil kami dapat menyatu karena perbedaan tempat dan status. Tapi nyatanya kami memperoleh kebahagiaan bersama. Aku menggendong bayiku dan menatapnya. Ia menunggingkan sebuah senyuman yang membuatku teringat akan masa lalu. Awal disaat aku telah bertemu dengannya. Bunga sakura yang mekar dengan indah membuatku rindu akan suasana dahulu. Satu nama yang kini telah menjadi orang yang paling berarti dalam hidupku. Sebuah kisah perjalanan cintaku yang penuh problematika. Permasalahan cinta yang hanya ada di negeri sakura ini. Aku terus memandang sederetan pohon sakura dari balkon rumah. Aku berfikir sejenak, jika kau mau memperjuangkan cinta sejatimu,kebahag

More details
WpActionLinkContent Guidelines