Her Private Life

Her Private Life

  • WpView
    Reads 472
  • WpVote
    Votes 45
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 28, 2022
Yang orang-orang tahu, dia adalah Eden. Cewek tujuh belas tahun yang otaknya kelewat jenius. Pengisi daftar rangking satu paralel yang tak pernah absen dari tahun ke tahun. Bohong jika seluruh penjuru SMA Tunas Bangsa tidak mengenal siapa Edelova Sandyakala. Namun, sayang, kejeniusan Eden hanyalah kepalsuan yang selalu dia tutupi rapat-rapat. Gadis berlesung pipi dengan rambut hitam pekat itu tak sepintar yang orang-orang kira. Pasalnya, Eden bisa menghentikan waktu bermodalkan satu tepukan tangan. Kadang-kadang cuma iseng, tak jarang pula untuk curang. Sialnya pada waktu ujian Matematika di semester awal, kelas 11 lalu. Mandala -guru muda Fisika kelas 12 yang ditugaskan untuk mengawas- hanya terpengaruh setengah dari sihir Eden. Sebentulnya, Mandala bukan orang pertama dan untungnya jurus menghapus ingatan segera Eden keluarkan kalau-kalau dia ketahuan. Lalu anehnya, sejak saat itu hal-hal tak biasa mulai datang silih berganti. Mulai dari Noah, pemuda modal tampang dari kelas sebelah yang menggilainya setengah mati, tiba-tiba menjauh tanpa sebab, disusul pemandangan mengejutkan sore tempo hari dimana Mandala berjalan di antara rintik hujan yang berhenti dan membeku di udara. Eden berani bersumpah, saat itu dia tidak sedang menghentikan waktu. Copyright Tingkerbella
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANADYAKSA
  • Blue Trapped In BL Novel
  • NATHAN
  • ZEYA
  • RAVIEL [END]
  • Take Me Back!
  • ADINDA
  • Semesta Ingin Aku Bagaimana (?)
  • Adinda | Jeno Jaemin
  • VANIA AND BOYS LOVE NOVEL!

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines