"Ini.. itu.. seharusnya.. " "Papa ngomong apa sih pa? Alkan nggak paham, coba pake bahasa manusia. " 'plakk!' Liam menjitak kepala anaknya yang kadang kiding itu. "Seharusnya ada banyak barang mahal disini, ada guci marmer sama meja kayu jati. Terus.. lukisan yang papa beli dari Paris.. hilang semua. " "Ha?" ~~~ 'Brakk!! ' "Terima kasih sudah menjual barang ke kami kak, senang berbisnis dengan anda." Harun mengangguk senang. "Simpen nomor saya ya kak, jangan lupa!" ⚠️ Dilarang Plagiat ⚠️
Más detalles