Story cover for Klinik hati 2 by Yuniaa45
Klinik hati 2
  • WpView
    LECTURES 20
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Chapitres 2
  • WpView
    LECTURES 20
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Chapitres 2
En cours d'écriture, Publié initialement sept. 28, 2022
Semua orang, bahkan semua hal yang hidup di alam semesta ini memiliki masalahnya masing-masing. 
Manusia memiliki siklus dan takaran bahagia, derita dalam porsi yang sama.

Jika kamu sedang terluka maka buku ini cocok buatmu. Klinik hati yang membahas tentang semua permasalahan hidup manusia dari cinta, pekerjaan hingga pandangan orang lain terhadapmu.
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter Klinik hati 2 à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#455nasihat
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
Surat Cinta untuk Diriku Sendiri, écrit par ceritadariawan28
4 chapitres En cours d'écriture Contenu pour adultes
"Semelelahkan apapun hidup, tolong jangan mati di tangan sendiri." ______________________ "Aku nggak mau ngerasain mentalku kembali hancur berantakan hingga rasanya hampir mati hanya karena cinta. Itu sebabnya, aku selalu takut untuk jatuh hati lagi." Ya, Ditha Aquila selalu takut kembali dibuat terluka sampai tak sadar bahwa ia sudah jadi sumber luka bagi Juna Pradirga. Lihatlah pada kebodohan yang ia buat. Takut ditinggal pergi, tetapi menomorsatukan ego dan gengsi. Ingin diyakinkan, tetapi tak pernah memberi kepercayaan. Mengharapkan yang serius, tetapi memutuskan hidup dalam hubungan tanpa status. Lebih dari ketakutannya untuk kembali dilukai, Ditha percaya bahwa orang yang mentalnya tidak stabil memang tak pantas untuk dicintai. Sebab bagaimana mungkin ia mencintai raga yang lain saat dirinya sendiri masih seringkali ia sakiti? Biar aku bertanya, apa yang akan kau putuskan jika seseorang datang pada saat luka masa lalumu belum sepenuhnya hilang? Memilih menerimanya? Atau justru, menolak kehadirannya dengan dalih sakit hatimu yang belum pulih? Keduanya sama-sama berisiko. Namun, kita selalu bisa memilih, risiko mana yang akan kita ambil. "Cara paling mudah untuk mencintai diri sendiri adalah dengan berhenti sejenak mencintai orang lain." PERINGATAN ⚠ Cerita ini bertemakan mental health. Pada beberapa part mengandung konten sensitif seperti adegan kekerasan fisik, self harm, hopeless, trust issues, dan suicidal thoughts. Publish : 1/09/2021 - 25/12/2021 Revisi [ New version ] : 19/02/2023 - Rank : #2 in puisi [04/10/22] #3 in quotes [30/11/23] #1 toxic relationship [31/07/22] #1 trustissue [28/08/22] #1 loveyourself [09/08/2
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 9
Letters for Self cover
P E R N A H  cover
Hurt Inside cover
PainMaker cover
Menanti dalam istiqomah  cover
Sakit 'Jiwa' (End) cover
Renjana Niskala [slow up] cover
[EXO ff] Dady Saranghae cover
Surat Cinta untuk Diriku Sendiri cover

Letters for Self

21 chapitres Terminé

Tidak ada rasa sakit yang dialami anak manusia yang tidak ada obatnya. Sebuah kalimat yang menjadi penguat untuk kita semua, karena itu artinya semua rasa sakit bagaimanapun bentuk sakitnya bisa menemukan obat penyembuhnya. Namun tidak jarang juga sebagian orang memilih untuk terpuruk dalam hari-hari yang menghimpit dengan banyak kesedihan, padahal banyak cara untuk menyembuhkan luka, banyak cara untuk menyembuhkan sedih dan kecewa. Semua itu kembali kepada kita, karena kitalah yang punya hak atas diri untuk tetap diam atau melangkah. Semoga setiap kalimat yang tertoreh dalam setiap Bab nya, mampu memberikan kesembuhan untuk rasa sakit yang kita alami dan membuat diri ini semakin percaya bahwa badai kehidupan pasti akan berlalu. Selamat membaca surat-surat indah dalam buku ini, segala yang baik semoga tersampaikan. Tetap sehat, semangat dan berbahagialah...